The Tortoise and The Hare

Rosyid Mu'afa
Karya Rosyid Mu'afa Kategori Motivasi
dipublikasikan 04 Juli 2017
The Tortoise and The Hare

 

                Dalam perkuliahan Bimbingan karier, narasumber menyampaikan tentang pelajaran diambil dari kisah seekor kura-kura dan seekor kelinci. Kelinci yang overconfident karena merasa dirinya yang paling hebat, menantang kura-kura yang lambat. Akhirnya keduanya sepakat untuk melakukan pertandingan balapan lari.

                Pertandingan dimulai, kelincipun berlari cepat dan kura-kura tertinggal jauh dibelakang. Kelinci karena merasa lebih hebat cepat dan hebat dari kura-kura, mlipir kepinggir jalan dan duduk dibawah pohon untuk beristirahat. Baru liam menit kelinci duduk, sudah terdengar dengkuran keras, kelinci tertidur dengan pulas.

                Kura-kura dengan jerih payah berlari untuk mencapai garis finish tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada, akhirnya kura-kurapun menjadi juaranya. Kelinci menyesal dengan kekalahan yang dideritanya.

                    Kemudian dilain waktu kelinci menantang lagi kura-kura untuk lomba lari. Kelinci yang tidak mau mengulangi kesalahannya yang dulu, tidak menyia-nyiakan kesempatan yang dimilikinya, ia berlari kencang, dari awal start melaju dengan kecepatan maksimal mencapai garis finish. Kelincipun memenangkan pertandingan tersebut.

                   Kura-kura yang tidak terima dengan kekalahannya, menantang kelinci untuk melakukan bertandingan ulang. Kali ini kura-kura tak mau kalah, ia meminta untuk mengganti jalur lomba yang biasa, dipindah kejalur yang baru. Jalur yang diminta oleh kura-kura lebih berpihak kepada kura-kura, yaitu adanya sungai yang harus dilewati sebelum mencapai garis finish. Kelinci yang tak mau kalah, melaju dengan kecepatan tinggi. Sampai dibibir sungai dengan air berwarna biru, pertanda dalamnya sungai, kelinci tak berkutik. Lalu kelinci hanya diam dan menunggu kura-kura datang.

                 Sampailah kura-kura dibibir sungai dan menemui kelinci yang sedang bingung. Lalu mereka sepakat untuk melewati bersama. Kura-kura menggendong kelinci ketika menyebrangi sungai, dan kelinci menggendong kura-kura ketika mereka sampai daratan, diakhir cerita mereka berdua mencapai garis finish secara bersamaan.

                Kesimpulan dari cerita tersebut adalah kita tidak bisa memang berjuang melawan dan mengalahkan pesaing dengan kemampuan yang dimiliki. Tetapi ketika kita dihadapkan dengan keadaan yang sulit, maka yang kita lakukan adalah dengan menggandeng pesaing untuk bersama mengalahkan keadaan sulit terebut. Gandeng pesaing, jangan menganggap pesaing sebagai musuh, tapi jadikan pesaing sebagai rekan satu tim untuk mengalahkan keadaan sulit dimasa mendatang.

  • view 86