Karena Hujan Mencintaimu Lebih Dulu

Ranting Kecil
Karya Ranting Kecil Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 14 Agustus 2016
Karena Hujan Mencintaimu Lebih Dulu

                 Mendung berarak datang, ia kembali menyapa di tengah guntur yang kerap hadir memekakan telinga. Perjalananku masih jauh, namun rintik hujan mulai turun membumi, menghantarkan bau petrichor yang unik menyeka hidung. Dingin tetiba menyergap seakan merajukku untuk segera beranjak menepi tuk sekedar mencari tempat berteduh dari derasnya hujan siang itu.

              "Ah, hujan lagi" umpat seorang laki-laki setengah baya sambil menepikan motor birunya menuju tempat berteduh yang sama denganku. Suaranya yang keras menarik mataku untuk melihat ke arahnya.  Ia bersinggut muram, wajahnya mendadak berubah geram seakan mengutuki hujan yang turun dengan derasnya. Diambilnya telepon genggam dari dalam sakunya, menelpon seseorang di seberang sana sambil terus mencela hujan yang membuatnya harus menunda perjalanannya.

            Aku mengernyitkan kening menatapnya heran. Kenapa begitu banyak orang yang membenci datangnya hujan. Bukankah ia juga karunia-Nya yang sepatutnya kita syukuri? Amarahmu, celaanmu dan sedihmu karena hujan membuatmu harus menunggu, tak akan menjadi solusi. Perjalananmu hanya akan diperlambat menuju muaranya, namun kamu akan tetap sampai ke tujuan yang hendak kamu capai, insyaAllah.

            Tak perlu mencela hujan, tak perlu mengumpatnya ataupun bersedih karena ia telah menunda perjalananmu menuju tujuan. Karena bisa jadi, ia hanya sedang mencintaimu terlebih dahulu, ia ingin sampai padamu sebelum matamu sanggup menangkapnya, ia hanya ingin menyentuh wajahmu sebelum kamu menyekanya, ia ingin sampai pada pelukmu sebelum kau pergi mencari tempat perteduhan. Ia hanya ingin bermain hujan-hujanan bersamamu, berdua, saat itu juga.. :)

             Kelak, jika butiran air hujan saling berebut turun tuk sampai padamu lagi, ucapkanlah mantra rahasia ini berkali-kali, bahwa hujan hanya sedang mencintaimu lebih dahulu, sebelum kamu menyadari kehadirannya.. :)

              Anggap saja hujan yang deras berderai adalah salah satu kebaikan Allah yang Maha Baik.  IA ingin memberimu kesempatan tuk menengadahkan tangan, mengajukan pinta serta doa kepada-Nya. IA hanya ingin menghadirkan waktu mustajab agar doa-doamu mengangkasa menuju-Nya.

“Dua do'a yang tidak akan ditolak: [1] do’a ketika adzan dan [2] do’a ketika ketika turunnya hujan.” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi)

 

Di tengah dinginnya kota Malang,

Rosalina Djatmika