Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 26 November 2016   01:53 WIB
Hari Guru (?)

Hari Guru?

Khayalan membawaku kembali ke dalam memori lama. Belum terlalu lama memang sejak aku beranjak dan naik ke langkah yang lebih jauh. Mungkin dalam bayangan aku masih sanggup menghitung manual waktu yang telah kulalui.

Berkali-kali melangkah dan berkali-kali mencoba, bahkan sejak dasar pondasi otakku dibangun. Semua berjalan seolah tak ada satu kata pun yang terpatri dalam benak mereka.

Realita mengalun lembut selayaknya angin semilir membelai. Semua berjalan beriringan laksana para pejuang semut membawa harta karun menuju markas besarnya. Selaras!

Hadir dalam keluarga kecil tak membuatku menjadi kecil. Aku punya sosok panutan hidup yang selalu menyertaiku. Tak selalu berhasil namun kurasa ini tak gagal. Aku belajar dari situ.

Kebanggaanku besar tatkala aku sadar bahwa aku punya sosok pengajar yanag besar! Ayah dan ibu hadir sebagai guru hidupku. Hanya itukah? Tidak! Aku bangga bahwa aku punya Ibu yang merupakan guru sesungguhnya.

"Pahlawan tanpa tanda jasa!"
25 November kini menjadi hari dimana mereka (mungkin) merasa sangat bahagia. Kebahagiaan bukan hanya karna sambutan, upacara bendera, penyematan bunga, atau bahkan cinderamata. Mungkin ini lebih dari PENGHARGAAN KECIL yang mungkin lebih sering didapat oleh mereka yang duduk santai di meja kantoran, mengangkat kaki sembari menonton di kantor, atau bahkan tidur tatkala masyarakat butuh!

Layakkah mereka hanya mendapatkan ini?
Tak bisa dipungkiri, ini yang membuat kebangganku semakin besar pada mereka! Tak perlu demonstrasi berlebihan, turun ke jalanan sembali membawa spanduk, baliho atau apalah itu dengan meneriakkan segala kegelisahan hidup. Mereka cukup berdiri di hadapan para anak didik sembari berharap bahwa anak yang mereka didik kelak bisa membawa titik terang untuk bangsa ini.

Kini, khayalku semakin dalam. Semakin merasuk ke dalam batin yang tengah kosong. Mereka begitu berjasa. Mereka yang membawaku hingga saat ini. Hingga saat di mana aku bisa terus mencicipi indahnya dunia pendidikan.

Ingin aku berteriak, mengguncang kantor-kantor tempat para tikus beristirahat. Tapi, yasudahlah! Aku masih belum bisa berbuat apa-apa. Aku hanya bisa berdoa supaya kelak mereka, sang pahlawan bangsa, mendapat keadilan tanpa tuntutan juga penghargaan berdasarkan kesadaran para pejabat tinggi!

Kesalahanku pun masih banyak, segudang maaf juga takkan menghilangkan luka itu. Aku sadar bahwa kalian takkan mengingat itu, tapi aku sadar bahwa takkan ada luka yang tak menyisakan bekas. Sekecil apapun itu!

Terima kasih guruku, terima kasih untuk 19 tahun yang membawa aku pada salah satu mimpiku. Terima kasih untuk segala emosi yang selama ini kita bangun hingga tak ada kesalahan yang kan selalu membekas!

Selamat hari guru untuk semua guru-guru hebat Indonesiaku!!

Gurulah pelita, penerang dalam dunia. Jasamu tiada tara~

Bandung, 25 November 2015

Ronald Jerry Sibuea
19815097

Karya : Ronald Jerry Sibuea