Tidak Ada Kebaikan pada Hati yang Membenci

Rofaul Husnawati
Karya Rofaul Husnawati Kategori Inspiratif
dipublikasikan 28 Februari 2016
Tidak Ada Kebaikan pada Hati yang Membenci

Jika Hati sudah membenci orang, maka sebaik apapun orang tsb, tidak dianggap oleh si pembenci ini. Dari dulu hingga sekarang orang baik masih saja banyak yang benci.

Saya sedikit sharing kisah nyata seorang ibu sekaligus wanita karir & kini ia sudah tidak lagi bekerja. Ketika masih bekerja Ibu tersebut sangat disiplin, jujur & apa adanya. Beliau sangat patuh pada aturan di kantornya. Tapi sayang kejujuran & kebaikan nya, justru membuat salah satu teman kantornya membenci nya. Ia di fitnah bahkan di buat tidak nyaman di kantornya agar ia mengajukan resign. Tapi nyata nya ibu tersebut bermental baja, ia sangat tangguh, fitnah fitnah keji yg di lontarkan oleh kawan nya hanya dianggap angin lalu, ia bahkan semakin rajin bekerja, ia tetap BAIK kepada orang2 yang telah memfitnahnya, MasyaaAllah..

Tahun tahun berikutnya semakin banyak orang yang membenci nya padahal beliau sangat baik dan jujur bahkan atasan nya pun menjegalnya agar ia tidak naik pangkat, apa salah ibu tersebut?? Kesalahannya bukan pada ibu tersebut, namun terletak pada hati seorang pembenci, yang memiliki hati penuh dengki. Waktu demi waktu berlalu, membuat heran para pembenci, kenapa si ibu tersebut sudah dijahatin tapi malah membalas dengan kebaikan nya. Para pembenci tersebut malu dan meminta maaf karena selama bertahun tahun sudah membenci si ibu. Pembenci itu bertanya, "Kenapa kamu masih baik padahal selama ini saya suka jahatin kamu"

Lalu Ibu tersebut menjawab..

"Saya diajarkan untuk membalas kejahatan dengan kebaikan, jika banyak orang benci saya, berarti saya harus berbuat baik kepada mereka, karena Allah akan membalas kebaikan saya walaupun hanya sebiji zarrah.."

Pembenci tersebut malu mendengar jawaban nya, lalu memohon maaf atas semua kesalahan nya selama bertahun tahun.?

Hikmah yang saya petik dari kisah nyata di atas adalah kebencian itu ada karena rasa dengki/iri di hati kita. Hidup ini terlalu singkat jika dihabiskan untuk membenci orang lain. Selalu bersyukur atas semua yang kita punya sehingga di hati kita tidak ada ruang untuk rasa dengki dan selalu berbuat baik sekalipun ada orang yang membenci kita. Saya yakin sebaik apapun kita pasti akan selalu ada yang namanya "hater" :)

  • view 668