EMBUN PAGI TAK ADA LAGI

Robby Jannatan
Karya Robby Jannatan Kategori Project
dipublikasikan 23 Desember 2016
Sajak ketika Hujan Berderai

Sajak ketika Hujan Berderai


Kamu, adalah kumpulan larik-larik dari sajak panjang yang belum selesai dituliskan.

Kategori Puisi

6.8 K Hak Cipta Terlindungi
EMBUN PAGI TAK ADA LAGI

Matamu sayu, sembab setelah menangis lirih.

Kemelut merengkuh jiwamu,

menelisik hatimu hingga ke akarnya.

Menukilkan nasib kepada sisa hidup yang panjang.

Kirab kesedihan itu berputar menjajahi benakmu.

Hendak mengundang senyum,

hanya sekelumit yang tinggal, lainnya mengelik.

 

Kamu dahaga bahagia, nestapa telah fasih mengeja hidupmu.

Jangankan untuk tertawa,

sejumput senyum pun susah adanya.

Sepi meradang, mengentak-ngentak di urat nadimu.

Beranda sekarang berdebu, hanya kamu duduk sendiri.

Anak sungai air mata itu tak mau enyah dari pipimu,

waktu terasa panjang.

 

Lelaki itu tidak akan kembali,

langit telah merenggutnya dari pangkuanmu.

Kamu pasrah, menyerahkannya saja pada masa lalu.

Hidupmu terasa lebih lama, kelopakmu mulai layu.

Kuntummu tak lagi mekar, embun pagi tak lagi mengecupmu.

Kamu juga ingin pergi, bersama malaikat meniti pelangi.

Di langit tinggi tempat lelaki itu menanti.

 

-sajak ketika hujan berderai 23 (1216)-

  • view 213