Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Project 16 November 2016   10:51 WIB
SAJAK YANG LUNTUR

Aku membuatmu dari sajak yang kutulis di atas kertas yang lusuh

Tubuhmu adalah bait-bait sederhana

Wajahmu adalah larik yang menggapai-gapai ujung pena,

Yang mengecupmu di atas kertas

 

Aku mengukir syair di punggungmu pada buku tulis usang yang berdebu

Aku merapal doa di ubun-ubun rawanmu

Ubunmu adalah judul sajak yang belum juga

Siap dirampungkan

 

Aku menulis keseluruhan tubuhmu diantara bulir-bulir rinai hujan

Yang jatuh di pelupuk matamu

Tubuhmu adalah larik-larik yang kusulam

Menjadi bait-bait yang sederhana

 

Hujan selalu jadi teman yang setia

Dia meluruhkanmu, melunturkan tinta-tinta pena

Mengoyak kertas-kertas lusuh

 

Kau adalah sajak-sajak yang luntur

Dibawa keharibaan sungai oleh hujan yang tak henti berderai

Bermuara ke laut dan dijual kepada masa lalu

 

-sajak ketika hujan berderai 02-

Karya : Robby Jannatan