SAJAK YANG LUNTUR

Robby Jannatan
Karya Robby Jannatan Kategori Project
dipublikasikan 16 November 2016
Sajak ketika Hujan Berderai

Sajak ketika Hujan Berderai


Kamu, adalah kumpulan larik-larik dari sajak panjang yang belum selesai dituliskan.

Kategori Puisi

6.3 K Hak Cipta Terlindungi
SAJAK YANG LUNTUR

Aku membuatmu dari sajak yang kutulis di atas kertas yang lusuh

Tubuhmu adalah bait-bait sederhana

Wajahmu adalah larik yang menggapai-gapai ujung pena,

Yang mengecupmu di atas kertas

 

Aku mengukir syair di punggungmu pada buku tulis usang yang berdebu

Aku merapal doa di ubun-ubun rawanmu

Ubunmu adalah judul sajak yang belum juga

Siap dirampungkan

 

Aku menulis keseluruhan tubuhmu diantara bulir-bulir rinai hujan

Yang jatuh di pelupuk matamu

Tubuhmu adalah larik-larik yang kusulam

Menjadi bait-bait yang sederhana

 

Hujan selalu jadi teman yang setia

Dia meluruhkanmu, melunturkan tinta-tinta pena

Mengoyak kertas-kertas lusuh

 

Kau adalah sajak-sajak yang luntur

Dibawa keharibaan sungai oleh hujan yang tak henti berderai

Bermuara ke laut dan dijual kepada masa lalu

 

-sajak ketika hujan berderai 02-


  • Redaksi inspirasi.co
    Redaksi inspirasi.co
    11 bulan yang lalu.
    Catatan redaksi:

    Sajak pendek yang sangat puitis dan indah. Dibuat dengan benar-benar memainkan kata yang terseleksi, kreator Robby mahir menuangkan fantasi menjadi untaian bait apik, memukau dan berkesan. Puisi sendiri bisa dimaknai secara sederhana, tentang proses kreatif menulis puisi.

    Dimulai dengan menuangkan ide mengeksekusi manusia sebagai sumber inspirasi hingga menyinggung hujan atau alam sebagai teman terbaik dalam berkarya. Arti yang bisa sebegitu di permukaan atau inspirator lainnya bisa mengartikan lebih dalam dari itu. Apa pun puisi ini ‘menggerakkan’ hati, Robby!