Ajari Aku, Caramu Merindu

Robby Jannatan
Karya Robby Jannatan Kategori Project
dipublikasikan 05 Oktober 2016
Sajak-Sajak Duduk Semeja

Sajak-Sajak Duduk Semeja


Sajak-sajak duduk semeja, ditulis untuk kamu. Terinspirasi dari kamu. Hingga kita berbincang panjang. Menunggu malam menjemput senja.

Kategori Puisi

10 K Hak Cipta Terlindungi
Ajari Aku, Caramu Merindu

Ini cerita tentang derai hujan

Di malam-malam yang sendu

Rintik-rintik yang membias

Di kaca jendelamu

 

Di malam-malam yang sendu

Saat aku menyuratkan rindu

Lalu mengirimkannya kepada awan

Awan menyampaikan kepada rintik-rintik hujan

Yang membias di kaca jendelamu

 

Aku tahu, kamu selalu menunggu

Menunggu awan menurunkan hujan

Saat rinai turun, perlahan-lahan

Kamu mengamati

Sambil menopang dagu, lalu tersenyum

Bola matamu yang seperti purnama itu berbinar

 

Hujan membiaskan rintiknya di kaca jendelamu

Awan menyampaikan rindu itu untukmu

Dalam derai hujan

Dalam rinai perlahan-lahan

 

Jangan sepi, saat hujan berhenti

Jangan sepi, saat jendela kacamu berdebu

Menunggu rintik-rintik itu membias lagi

 

Waktu antara satu hujan ke hujan berikutnya

Adalah waktu menabung rindu

Rindu yang tertabung itu untukmu

Agar mata purnamamu itu berbinar lagi

 

Begitulah caraku merangkai rindu

Memanggil awan

Menenun hujan

Lalu mengirimkan rindu itu

 

Sekarang, sampaikan kepadaku

Bagaimana caramu merangkai rindu

Kepada siapakah kamu pesankan?

Anginkah?

Purnamakah?

Tetesan embunkah?

Bintang-bintangkah?

Ajari aku, agar aku tau kalau kamu lagi merindu

 

-Sajak duduk semeja 17-

  • view 279