Katanya Cinta

Robby Jannatan
Karya Robby Jannatan Kategori Project
dipublikasikan 23 September 2016
Menyampaikan Kebaikan Project

Menyampaikan Kebaikan Project


Project ini adalah salah satu cara untuk menyampaikan kebaikan dengan sastra, dengan tulisan-tulisan artikel, sehingga diharapkan bisa menghapus dahaga orang-orang yang sedang membutuhkannya.

Kategori Spiritual

3.3 K Hak Cipta Terlindungi
Katanya Cinta

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana;

Seperti kata yang tak sempat dikatakan oleh kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana;

Seperti isyarat yang sempat disampaikan oleh awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

 

- Sapardi Djoko Damono -

 

Malam itu sendu, mereka memandang lama.

“kita udahan aja ya” ucap si perempuan kepada kekasihnya.

“kita sudah tidak bisa bersatu lagi, aku gak bisa hidup dengan cara kamu, mimpi kita udah beda” sambungnya lagi.

“lalu hubungan kita yang sudah enam tahun ini, sia-sia saja?” jawab sang kekasih.

“tidak ada yang sia-sia, telah banyak pelajaran yang bisa kita ambil, tapi sekarang kita udah punya mimpi kita masing-masing yang tidak bisa disatukan lagi” sambung perempuan lagi.

“mungkin kita bisa menemukan seseorang dengan mimpi yang sama, untuk masa depan yang sama, ini tidak hanya masalah cinta saja” sambung perempuan itu.

Malam itu, sangat sendu, kelu. Pada malam itu, hubungan mereka yang telah terjalin enam tahun lamanya, menguap, menuju langit.

 

Kita banyak melihat dan memperhatikan, begitu banyak hubungan mereka yang disebut dengan pacaran, setelah sekian lama mereka jalin erat dan hangat, namun kandas di tengah perjalanan, menguap di bawa awan. Namun setelah menjalin hubungan beberapa bulan saja dengan pasangan yang baru, mereka bisa langsung menikah, menuju hubungan yang lebih serius. Dan pada akhirnya, ternyata pacaran memang tidak ada gunanya, setelah sekian lama, pacaran bertahun-tahun, akhirnya menguap, kelana itu menyelesaikan perjalanannya.

Kenapa hal demikian bisa terjadi? Menikah tidak hanya masalah cinta, menikah adalah menyatukan dua individu yang berbeda, menyatukan dua keluarga yang berbeda, menyatukan dua kebudayaan yang berbeda, menyatukan dua kepentingan yang berbeda, menyatukan dua visi dan misi yang berbeda dan menyatukan dua orientasi yang berbeda. Kita bisa ambil contoh, sebuah hubungan sepasang mahasiswa di sebuah kampus. Mereka menjalin hubungan dari tahun pertama kuliah, hubungan itu terus langgeng sampai tahun akhir mereka di kampus, dan terus langgeng sampi mereka tamat. Setelah masing-masing telah mendapatkan pekerjaan yang berbeda, mereka dihadapkan dengan sebuah dunia yang sebenarnya. Perempuan kemudian memiliki tujuan hidup dia sendiri, laki-laki juga memiliki tujuan hidup mereka sendiri, dan pada akhirnya hubungan itu kandas dan menguap.

Hubungan yang langgeng yang dijalani dari awal kuliah hingga bertahun-tahun disebabkan karena orientasi yang sama, visi misi yang sama, orientasinya adalah sama-sama membuat laporan, membuat presentasi, praktikum, ujian dan skripsi. Orientasi itulah yang tetap menyatukan mereka sehingga hubungan mereka baik-baik saja. Namun setelah dihadapkan dengan dunia yang sebenarnya, akan timbul tujuan hidup masing-masing, akan timbul orientasi masing-masing yang membuat mereka tidak dapat disatukan lagi, karena mimpi-mimpi yang telah berbeda. Sehingga hubungan yang sekian lama terjalin, berakhir dengan kelu. Beberapa waktu berlalu, datang seseorang yang lain, kemudian mereka membicarakan visi dan misi, membicarakan mimpi-mimpi, membicarakan orientasi yang realistis. Hubungan yang hanya berjalan kadang satu sampai 3 bulan, dan langsung ke tingkat yang lebih serius, pelaminan. Pada akhirnya pacaran tidak ada gunanya.

Jika memang suatu saat, kamu memang menginginkan dia seseorang yang kamu pacari sebagai seseorang yang kamu cintai, dengan sederhana, untuk menjadi seorang ibu, yang mencintai anaknya dengan sederhana. Mulailah membicarakan orientasi, mulailah satukan orientasi. Mulai bicarakan visi-misi, mulai satukan visi-misi. Kata fahd djibran, mencintai itu adalah saling mendengarkan. Memang jika ingin suatu hubungan berlanjut, berdiskusilah, diskusikanlah keinginan kalian, karena dengan berdiskusilah orientasi dapat disatukan. Jika memang ada suatu mimpi yang bertentangan, mengalahlah salah satu, jangan saling mendahulukan ego masing-masing, atau tundalah mimpi-mimpi yang lain agar orientasi tersebut dapat disatukan. Agar kalian dengan pacar kalian yang telah bertahun-tahun berjalan itu, bisa ke hubungan yang lebih serius.

Jika memang suatu saat, kamu menemukan seseorang yang memang telah kamu biarkan hatimu untuk tempat tertambat bahtera hidupnya. Dan dengan bahtera itu kamu menyongsong lautan kehidupan yang keras, badai yang kadang keras, laut yang kadang menenangkan, maka cintailah dia dengan sederhana, terimalah dia dengan keseluruhan hidupmu. Sebagaimana kata bang zaitun;

Jika kamu bertemu dengannya, tak perlulah banyak lagak, tak perlu bawa bunga segala. Cukup kau tunjukkan wajah, bawah kau akan bersedia menyuapinya jika ia sakit, bersedia menggendongnya jika ia renta dan tak sanggup berjalan, tetap mengatakan betapa jelitanya ia walaupun wajahnya sudah keriput seperti jeruk purut, dan tetap disampingnya selalu, walau empa puluh tahun sekalipun.

Jika memang kamu telah menemukan pasangan yang kamu tau, bahwa dialah orang yang akan kamu habiskan sisa umurmu bersamanya. Maka cintailah ia, dengan sederhana, cintai ia dengan penuh semangat.

  • view 377