Jangan menunggu, jika hujan tak lagi membias di kacamu

Robby Jannatan
Karya Robby Jannatan Kategori Project
dipublikasikan 19 September 2016
Sajak-Sajak Duduk Semeja

Sajak-Sajak Duduk Semeja


Sajak-sajak duduk semeja, ditulis untuk kamu. Terinspirasi dari kamu. Hingga kita berbincang panjang. Menunggu malam menjemput senja.

Kategori Puisi

9.5 K Hak Cipta Terlindungi
Jangan menunggu, jika hujan tak lagi membias di kacamu

Puan,

Akulah hujan itu

Rintik yang kamu amati

Basah di balik jendela

Membias di kacamu

 

Akulah hujan itu

Rintik yang kamu suka

Aku tenun dari gerimis, perlahan-lahan

Dengan itu kamu merindu

 

Puan,

Akulah hujan itu

Bulir yang menganak sungai di pipi, dari kelopak matamu itu

Kadang dari rintiknya

Yang kadang membadai

 

Puan,

Jangan sepi, saat hujan berhenti

Dan tak pernah datang lagi

Jangan merindu

Jangan menunggu

Dari balik jendela itu

Yang kadang hujan membias di kacamu

 

- Sajak-sajak duduk semeja -

Robby Jannatan

  • view 277