Menjadi Perubahan Bersama Rumah Literasi Banyuwangi

rizqif pangestuti
Karya rizqif pangestuti Kategori Inspiratif
dipublikasikan 15 Maret 2016
Menjadi Perubahan Bersama Rumah Literasi Banyuwangi

Rumah Literasi Banyuwangi adalah sebuah komunitas anak muda yang peduli dan mau turun tangan berbuat sesuatu untuk lingkungan sekitar mereka terutama dalam bidang pendidikan di luar sekolah untuk anak-anak, remaja dan generasi muda di banyuwangi. Komunitas ini berawal dari beberapa anak muda pengelola rumah baca yang peduli tentang perkembangan anak. Dan kami sadar anak adalah masa depan bangsa ini. bagaimana mendidik mereka hari ini adalah upaya membangun masa depan banyuwangi kita, bangsa kita Indonesia. Karena banyuwangi sudah memiliki banyak stok pengkritik, maka yang langka adalah yang mau turun tangan berbagi sesuatu untuk lingkungan sekitar. Berikut ini adalah beberapa alasan kami untuk mu, dan kalian semua. Kenpa kalian harus bangga menjadi bagian dari kami, dan untuk mu dan kalian yang masih ragu bergabung jadi relawan. Ini adalah sekelumit dari sebagian kecil alasan, bahwa kalian bisa bangga dan super bahagia saat menjadi bagian dari Rumah Literasi Banyuwangi.

Kalian Akan bertemu Orang-orang hebat yang siap berbagi ilmu tanpa tagihan ?Apa yang akan kamu berikan padaku?

?

?Jika ingin hidup abadi maka bagikan ilmu mu seumur hidupmu. jiwa bisa terlepas dari raga tapi ilmu yang kamu tebar akan menghidupkanmu selam-lamanya.? Begitulah cara paling mulia untuk mencapai keabadian hidup sepanjang masa. Rumah literasi banyuwangi adalah tempat berkumpulnya paham idialisme yang luar biasa. Bukan berarti tanpa celah dan tanpa salah, tapi disinilah kamu akan bertemu orang-orang yang akan selalu mengajakmu bertumbuh bersama dengan baik.

Rumah Literasi Banyuwangi adalah tempat berkumpulnya para relawan hebat dengan passion mereka masing-masing dengan berbagai profesi yang berbeda, daiantaranya, wartawan, guru, psikolog, wirausahawan, tenaga kesehatan bidan dan perawat, aktifis peduli anak, sastrawan dan masih banyak yang lainnya yang siap berbagi banyak hal pada kalian, secara cuma-cuma. Banyak informasi menarik yang belum pernah kamu peroleh sebelumnya. Dan kalian bisa menggenggam semua itu di rumah ini. Kalian bukan hanya akan belajar untuk mengerjakan sesuatu tapi bersama kami kalian akan? bisa membuat sesautu.
?
Berbasis Relawan ?Rp. 0?, membuat kalian sadar, semangat optimis dan kebersamaan adalah kebutuhan utama untuk membuat sebuah perubahan.
?
Diantara sadar dan tidak manusia hari ini kebanyakan mulai tak menyadari bahwa tubuhnya bergerak seperti robot koin. Bergerak jika punya uang, bilang tak bisa berbagi jika tak punya materi. Padahal baerbagi bukan sebuah kesempatan tapi sebuah pilihan yang selalu ada. hari ini aspek materiil lebih di utamakan dibanding dengan aspek jiwa atau spiritualitas. Padahal semunaya harus berjalan sperti prinsip yin dan yang, dalam batas keseimbangan. Antara materi dan spiritualitasnya. Dan ini adalah salah satu cara? untuk kembali mengingatkan diri? bahwa hidup bukan tentang seberapa banyak kekayaan yang dimiliki, dan bukan tentang seberpa suksesnya diri kita. Tapi seberapa bermanfaatnya kita untuk hidup kita.
?
Hari ini terjadi banyak yang mengeluh dengan ketidaknyaman lingkungan tempat tinggal mereka, ketidak nyamanan tentang sistem pemerintahan yang berlaku,? ketidaknyaman terhadap pendidikan yang dijalankan, dijajah sampah, laut yang kotor dan masih banyak yang lainnya. Tapi apa gunanya mengeluh tanpa berbuat sesuatu?. Adanya pemerintahan yang mencukupi sebagian besar fasilitas yang ada untuk kita penduduknya, membuat kita lupa, bahwa bumi ini, bangsa ini adalah milik kita, selayaknya barang kesanyangan yang kita miliki, kita akan cenderung berusaha untuk menjaga dan merawatnya, mungkin banyak diantara kita yang terus-terusan bertanya apa yang sudah negri ini berikan pada kita? Tapi adakah yang sudah bertanya pada diri masing ?Apa yang sudah kuberikan untuk negri ini???. gerakan yang diinisiasi oleh Rumah Literasi Banyuwangi dapat menumbuhkan kembali rasa cinta tanah air, karena negeri ini bukan hanya milik para pejabat pemerintahan, bukan juga hanya milik para pengusaha, tapi republik ini adalah milik dari setiap rakyat Indonesia. Perubahan tak seharusnya dipandang sebagai suatu hal kompleks dan besar. Tapi perubahan harus dipandang sebagai sebuah sinergi dari kebersamaan, perubahan yang lebih baik untuk negeri ini untuk banyuwangi khusunya akan terasa lebih sederhana jika di mulai dengan perubahan yang datang dari diri masing-masing individu yang berada didalamnya.
?
Contoh kongkritnya adalah akan sangat percuma saat pemerintah menyediakan tim khusus pasukan kuning sebagi pembersih sampah jika setiap hari manusia dibanyuwangi terus membuang sampahnya disembarang tempat. Pada saat yang bersamaan sealu dibersihkan dan pada saat yang sama ada yang terus membuang sampah sembaranga. Bayangkan? Jika dari masing-masing diri kita sadar bahwa bumi adalah bumi biasa yang bisa rusak begitu saja tanpa dijaga dengan bersama-sama. Karena bumi ini milik dari setiap penghuninya.
?
Rumah literasi banyuwangi kembali menanamkan pada generasi muda sebagai pemegang saham terbesar tentang masa depan bangsa, untuk kembali sadar bahwa hidup ini dan masa depan bangsa ini, banyuwangi kita ada pada iuran dari setiap diri pemuda itu sendri.
?
Di Rumah Lietrasi Banyuwangi kalian akan sadar berbagi tak selalu indentik dengan hal mewah tapi justru sederhana, tulus dan kosistennyalah yang membuat dia begitu bermakana untuk orang lain.
Dalam teori kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow, kebutuhan paling dasar pada diri manusia adalah kebutuhan akan existensinya, pengakuan orang lain tentang keberadaannya, inilah yang mendukung saat manusia menjadi begitu bermanfaat untuk orang lain tanpa disadari akan mendapat kebahagiaan yang sesungguhnya. Dan di sini di Rumah Literasi Banyuwangi, kalian adalah milyader dermawan yang menjadi alasan senyuman bagi orang-orang yang membutuhkan. Rumah ini mengajarkan mu untuk selalu jadi orang kaya, dengan kaya hati dan akal pikiran yang ada. kamu bisa berbagi hal sederhana bersama? orang-orang yang membutuhkanmu, kamu bisa menjadi sumber optimis untuk mereka yang mulai pesimis. Dengan itu kalian akan selalu merasa begitu berharga untuk diri kalian sendri dan orang lain. dan kamu akan selalu memiliki semangat hidup untuk selalu optimis mencapai cita-cita mu. Untuk melapukkan batu kita tak hanya butuh seguyur hujan lebatsehari tapi, kita lebih butuh gerimis bertahun-tahun. Kita selalu berfikir keras untuk menciptakan sebuah perubahan dan lupa untuk memikikirkan bagaimana esok harinya. Di sini kita akan belajar tentang sebuah istikomah dan regenerasi negarawan. Sehingga kita tak akan lagi kehabisan? stok yang mau peduli.
?
Rumah baca yang didirikan secra mandiri dan sederhana dikelola secara konsisten oleh relawan adalah bukti bahwa yang terpenting bukan hasil tapi pembelajaran dari proses yang dijalani itulah yang sering terlupa
?
Bersama Rumah ini kalian bisa mengubah negeri ini melalui tangan-tangan kecil mereka ?anak-anak bangsa?
?
Anak adalah satu-satunya pesan yang bisa kita kirim ke masa depan. Kualitas anak hari ini adalah cermin masa depan bangsa ini. Gerakan 1000? rumah baca yang diinisiasi adalah salah satu strategi tepat untuk sebagai wadah membangun karakter pada anak dengan harapan. Rumahbaca kan dikelola dengan pemahaman baik terhadap perkembangan anak. Menggali kretaifitas dan mengembalikan anak-anak pada posisi dimana mereka harus berada yaitu pada masa anak-anaknya. Menikmati setiap keberanian yang muncul untuk berani mencoba. Dengan belajar sambil bermain di rumah baca di harapkan mereka mereka akan memiliki persepsi yang baik etrhadap kata ?belajar? dan sekolah bukan sekedar formalitas untuk hidup dalam sebuah Negara tapi sekolah adalah tempat pemulyaan bagi mereka. bersama Rumah Literasi banyuwangi. Kiat bisa menitipkan harapan pada masa depan bersama anak-anak disekitar kita.
?

Ini adalah beberapa alasan yang bisa membuat kalian bahwa bergabung jadi relawan adalah pilihan tepat tanpa berfikir apa yang kalian miliki. Bumi ini bukan butuh siapa yang paling kuat dan hebat tapi butuh yang mau peduli. Selama ini kita sering merasa hanya menjadi pembayar pajak yang baik, tapi dari sini dengan berbagi dan bertumbuh bersama kamu, aku dan kita semua adalah peneglolanya . saatnya ikut andil dan berperan.? Salam ?LITERASI? ?Pantang Tanya Sebelum Baca''

  • view 257