Pelangi diatas pelangi 2

Dina Rizki Amelia
Karya Dina Rizki Amelia Kategori Kisah Inspiratif
dipublikasikan 05 November 2016
Pelangi diatas pelangi 2

Suatu hari aku bertanya pada sahabatku, mengenai apa yang aku rasakan.

“Teh, pernahkah kamu jatuh cinta?” tanyaku gundah, “haah? Jatuh cinta kepada siapa?” dira tanya balik padaku, “ya sama ikhwan lah teteh..” jawabku “owh, ceritanya lagi fall in love nih?” ledek adira padaku, “hemm, teteh mah aku kan tanya baik-baik ko jawabnya gituh sih..” aku, “hehee, maaf ya abis pertanyaanmu aneh sih, tumben banget nanya gituh”adira “ya, enggak apa-apa kan?” tanyaku, “iyah enggak apa-apa ko, nih ya jatuh cinta itu wajar, hanya saja penempatannya itu loh harus bener, jangan salah penafsiran, nih cinta datangnya dari mana?”

Adira tanya balik, “dari mata, turun ke hati?” jawabku,” nah itu dia salah kaprahnya,” adira, “ loh emangnya kenapa teh?” aku, “begini ya adeeva, cukuplah cinta itu kau taruh hati kamu hanya kepada sang pemiliknya yaitu Allah, cinta itu anugerah, dan tidak akan lepas dari manusia, nah kamu beruntung masih dapat merasakan cinta tapi cinta yang seperti apa dulu?, cinta itu datangnya dari Allah, maka kamu harus dekati Dia dahulu sebelum kamu mencitai ikhwan itu.

Boleh ko kamu jatuh cinta, tapi cukup hanya dalam hatimu saja, tanpa kau harus mengatakan atau bahkan nafsu, kembalilah hanya padaNya, bagaimanapun juga Dia telah menyiapkan sosok yang terbaik untukmu, jadi istiqomah ya, tahan perasaanmu, simpan dalam hatimu baik-baik, dan jagalah hatimu, perbaikidiri dahulu lah, toh cinta tak harus memiliki kan?, nah makanya dari sekarang lebih baik kita perbaiki diri terlebih dahulu, kita kembalikan cinta ini hanya kepadaNya, karena kelak Ia akan mengembalikan cinta ini pada seseoang pilihanNya yang mencintaiNya juga” adira panjang lebar, “ckckck, makasih ya teh penjelasannya, aku jauh lebih paham, dan tenang”aku sambil memeluknya sahabat terbaiku ini, hingga airmataku meleleh, “deev, sebagai muslimah, tahan ego kita, kan nyaman apabila kita taruh hati kita ini hanya padaNya, karena pilihanNya lah yang terbaik untuk kita kelak.

Kita sama-sama istiqomah yah”adira sambil mengusap-usap airmataku. “heeem teh” aku, “tau tidak, aku juga pernah jatuh cinta” adira, “haah? Yang bener teh?” tanyaku, “bener, tapi itu dulu, dan hanya aku dan Dia yang tahu” adira tenang, “sama ikhwan teh?” tanyaku, “iyah”adira singkat, “hehe, enggak nyangka teteh juga pernah jatuh cinta juga” ledekku, “hey, itu dulu waktu MTS  masih polos-polosnya dan belum mengerti apa itu cinta yang sesungguhnya” jawab adira. “sama aja berarti teteh juga pernah jatuh cinta” jailku, “akh kamu ini, awas kamu yah..” adira berusaha mengejarku.

Pelajaran yang aku ambil dari sahabatku, terima kasih sahabat.. ^^

 

 

Dina Rizki Amelia