Aku malu pada Hijabku

Dina Rizki Amelia
Karya Dina Rizki Amelia Kategori Inspiratif
dipublikasikan 04 November 2016
Aku malu pada Hijabku

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabaraakatuh

Ukhtyfillah, ada banyak akhwat-akhwat  yang tidak memahami, apa itu hijab?

Mereka hanya mengetahui hijab itu adalah sesuatu yang dapat menutupi kepala/rambut,dan tidak mengetahui hijab seperti apa yang wajib dikenakan oleh seorang muslimah.

Mirisnya apabila ada, dseorang muslimah yang memakai jibab, tapi hanya untuk menutup kepalanya saja, sedangkan lehernya masih terlihat, dan membentuk punukkan pada rambutnya, atau bahkan baju yang ketat. Muslimah di indonesia masih banyak yang belum memahami hijab seperti apa yang layak untuk kita para muslimah.

Jadi mungkin inilah yang menjadi kekhawatiran bagi kita bahwa para wanita muslim belum mengenali apa itu hijab. Padahal menurut agama adalah sesuat yang dapat menutupi aurat kita dari ujung kepala hingga telapak kaki, bukan hanya menutup, tapi layaknya kurung / tidak mengetat atau membentuk lekukan tubuh kita.

Seperti yang diperintah oleh Allah, “Dan katankanlah kepaada para perempuan yang beriman,agar mereka menjaga pandangannya, dan menutup kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya) kecuali yang biasa terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung kedadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali pada mahramnya,...............” (Al-Qur’an surat An-Nur :31)

Aneh, sungguh aneh, apabila kita mengenakan hijab syar’i, mayoritas kita dipandang sebelah mata oleh lingkungan sekitar? Kenapa kita selalu dipandang sebelah mata oleh mereka? entah itu kita dicap aliran apa atau entahlah, tapi hanya berusaha bahwa bukan apa yang seperti mereka ketahui, “Jangan panggil aku beraliran sesat..!!” kami bukan dari aliran manapun, dan kami bukanlah seorang teroris, tapi kami hanyalah ingin menjalankan perintah sesuai yang Allah perintahkan kepada kita kaum muslim. Setidaknya kami ingin taat kepadaNya, dan ingin memenuhi perintahNya.Tetapi kenapa perempuan yang hanya mngenakan sebuah penutup kepala, atau bahkan pakaian yang hanya menutupi tubuhnya / ketat sehingga lekukan tubuhnya masih terlihat dibilang wajar atau tidak pernah dikecam seperti itu? tidak jauh dari lingkungan kita bahwa masih banyak akhwat-akhwat yang tidak sadar dengan yang ia pakai. Padahal diAl-Qur’an jelas-jelas memerintahkan kita untuk mngenakan hijab yang lebar dan menutupi semua lekukan tubuh kita.

“Perempuan berhijab belum tentu akhlahnya sudah berhijab,

Tapi setidaknya dengan hijab ini  akhlak kitapun sudah berhijab”

 

Ukhtyfillah,

Dalam aktivitas kita, pernahkah kita menyadari bahwa apa yang kita lakukan itu sudah sesuai dengan syariatkah?

Tentunya kita tahu bahwa perempuan muslimah, wajib mngenakan hijab, tapi kenapa wanita berhijab juga banyak yang melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak baik, atau kita sering lihat dipasar ada seorang copet perempuan yang mengenakan hijab, atau karyawan-karyawan pabrik yang hanya menggunakan hijab sekedar menutup rambutnya saja tanpa menutup dadanya, adapla seorang wanita yang memakai jilbab antas diamenipu banyak orang,

 

Ukhtyfillah, Apabila kita berbicara, setidaknya kita malu pada hijab yang kita pakai, mengenai apa yang kita bicarakan,  ingat bahwa seorang muslimah  tidak mungkin  menggunjing orang atau membicarakan orang dari belakang, dan sangat tidak pantas sekali seorang muslimah yang mengumbar-umbar aib teman atau keluarganya kepada orang lain.

Setidaknya hijab ialah lampu lalu lintas kita sebagai seorang muslimah, mengenai apapun yang kita lakukan dari semua kativitas kita, bicaralah yang baik-baik mengenai sharing ilmu atau membahas tentang Al-Qur’an,  dan hadits.

Tiap kali saat kita bersama rekan-rekan pastilah tiada lain dan mungkin akan membicarakan yang tidak kita sadari, entah itu melenceng menjadi membicarakan orang lain atau memamerkan perbuatan kita yang baik “riya”. Astaghfirullah....

Disitulah kegalauan kita, tapi setidaknya dengan hijab yang kita pakai sebagai rem, bahwa ingat apa yang kita kenakan, malulah terlebih dahulu pada hijab yang kita pakai, karena malu pada hijab itu setidaknya kita takut pada Allah  bahwa Ia akan selalu melihat apa yang kita kerjakan. Malu juga kan sebagian dari iman, benarkan?

“Setidaknya hijab yang kita pakai adalah rem untuk segala tindakan kita”

Dina Rizki Amelia

  • view 365