#1 Kemarilah

rizka dwitya puspitasari
Karya rizka dwitya puspitasari Kategori Puisi
dipublikasikan 16 Juni 2017
#1 Kemarilah

Hay, kemarilah akan aku kisahkan tentang langit yang bergemuruh menyambut pagi.
Membuka setiap sudut mata yang masih terlelap.
Dengan kicauan yang enggan pergi hingga mata terjaga.
Kukisahkan tentang apa-apa yang hanya dapat kau sentuh dengan batin
.
.
Hey, kamarilah, akan kubisikkan suatu hal yang luar biasa.
Tentang terpukaunya mata ini menatap ciptaanNya.
Tentang bagaimana menikmati setiap jengkal nafas yang Allah karuniakan.
Dan tentang mengapa seharusnya rasa syukur ini tidaklah berbatas
.
.
Lupakah kita tentang cintaNya yang selalu lebih tak pernah kurang.
Bagaimana bisa melupakan apa yang menjadi keharusan dikala terlena dengan dunia.
Tak ingatkah panca indra kita masih terpatri di tempatnya dengan sempurna.
Sementara Dia menguji sebagian orang lain dengan keterbatasan
.
.
Boleh jadi kita khilaf.
Atau hati kita yang keruh.
Sehingga kepekaan terhadap kebenaran.
Sudah tak mampu lagi meruntuhkan bangunan kokoh berupa ego
.
.
Tak perlu kita sembunyi dari yang lain.
Iman yang diuji untuk menunjukkah bahwa kita bukanlah sebuah aib.
Bisa jadi saat ini kita tersungkur perih.
Namun, boleh jadi esok dan setelahnya kita mengangkat kedua tangan sambil menyeru takbir
.
.
Bisakah aku berangan-angan tentang sebuah ihwal?
Bersama merajut akherat dengan nikmat Iman dan Islam yang tak lagi terpojokkan.
Bolehkan aku bertanya suatu perihal?
Kapankah ego ini runtuh dan kita melangkah bersama mengikis dunia agar kelak kita termasuk dalam umat Rasulullah yang dijamin surga?

  • view 46