Tukang Cendol Sianida #1 [CERBER]

Mochamad Syahrizal
Karya Mochamad Syahrizal Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 02 Desember 2016
Tukang Cendol Sianida #1 [CERBER]

"Duh.. Sekolah .. Males ..." Ucapku dalam keadaan setengah sadar dalam tidur. Aku lalu melihat jam dinding yang menunjukan setengah enam. Sambil mengucek mataku yang masih penuh dengan belek untuk hari itu, karena semalam aku menangis menonton film drama korea yang mengharukan, itu memang salah satu hobiku.

 

"Santi cepetan mandi .." Teriak mamahku kejauhan dari arah dapur, nampaknya ia sedang mempersiapkan sarapan untuk orang rumah. Memang sudah menjadi rutinitas baginya untuk melakukan hal seperti itu, selain membuka usaha warung yang tempatnya menyatu dengan rumahku.

 

Mandi selesai, memilih buku sudah, seragam sudah kupakai dengan rapih. Aku melihat ke arah bawah, aku baru sadar bahwa ada bagian kakiku yang terlihat alias tidak tertutup, masa bodo sajalah, aku tidak mengharapkan laki-laki untuk sekarang, aku enggan untuk berpacaran dulu. Jadi aku berpakaian seadanya saja untuk menghiraukan segala perasaan gengsi.

 

Akupun berangkat ke sekolah, jaraknya memang tidak terlalu jauh, namun entah mengapa sekolah itu selalu terasa asing bagiku. Tidak banyak teman yang kupunya, tetapi aku tidak pernah mempermasalahkan hal tersebut, aku tidak perlu mengenal banyak orang untuk bahagia, aku sendirian pun sudah amat bahagia.

 

Ketika aku memasuki jalan utama ke sekolah, dari arah belakang kudengar ada seseorang yang berkata, "Rok-nya kependekan mba, coba pake kaos kaki panjang buat nutupin..". Ketika kutengok, dia sedang menggemgam handphone di kupingnya, kupikir ia sedang bertelefon, tetapi entah kenapa aku merasa tersinggung.

 

Awalnya posisiku berada di depan orang tersebut, namun alangkah kagetnya ketika ia menyusul dengan cepat. Langkahnya bagai kereta api yang melaju kencang, ia tidak menghiraukan bahwa celananya kotor akibat cipratan langkahnya karena becekan hujan semalam. Melihat langkahnya yang seperti itu lantas membuatku tertawa, "Haha .. Tuh orang kebelet pipis atau mau melahirkan sih? Cepet-cepet banget..Hahaha" Gumamku dengan pelan, takut ia mendengar..

 

Ayo baca bagian berikutnya ya :)

  • view 118