Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 18 Januari 2018   14:06 WIB
Sepi Yang Semakin Menua

Sepi yang semakin menua

Apa yang kamu bayangkan jika satu persatu saudarimu pergi meninggalkan rumah, menjalani takdirnya masing-masing. Membayangkan sudut-sudut rumah perlahan akan menjadi kosong, sunyi yang terkadang menyergap menari-nari menjadi sebuah pertanyaan. Apakah nanti akan menjadi sepi rumah ini? Bagaimana dengan bapak yang sedang sakit stroke, butuh perawatan penuh. Sementara ibu pun sudah mulai lelah menua, yang diakhir hidupnya mesti merawat kekasih tuanya, bernama suami.

Ketika satu persatu adik-adikmu mulai menggapai mimpinya, menikah, memilih seseorang yang akan mendampingi selamanya ada pertanyaan yang meluncur pertanyaan yang ditujukan kepadamu “mba ga apa-apa didahulukan?” atau “aku tidak mau menikah kalau kakakku belum menikah” barangkali muncul apa yang disebut rasa “tidak enak”. Kamu ini anak perempuan tertua. Empat adikmu sudah menikah. Sepertinya aku sudah cukup kuat menyaksikan empat babak pernikahan adikku, melihat mereka mampu melewati fase-fase bahagianya, walau selanjutnya kehidupan pernikahan tak sepenuhnya menjanjikan kebahagiaan.

Jika sunyi itu datang, terkadang muncul pertanyaan dari sisi terlemahku sebagai manusia “ya Allah apa rahasiamu dibalik ini semua?”. waktu yang berjalan begitu cepat, menyaksikan bahwa kehidupan orang lain terasa begitu lengkap. Atau apakah aku terlalu menjejak dalam kehidupan orang lain, sehingga aku merasa hidupku masih tak sempurna?. Kalimat “Allah akan memberikanmu jodoh diwaktu yang tepat” yang jawabannya belum tentu didapatkan dalam waktu sekejap saja. Seolah bagai ujian buatku ketika menyaksikan empat babak bahagia adik-adikku. Menjalani hari-hari, menua dengan penuh keoptimisan. Tidak mudah, tapi sudah semestinya kamu sanggup. Allah hanya meminta kita untuk memetik, mencari, dan menggali hikmah dibalik kata menunggu, bukan untuk menanti kapan jawaban itu akan datang. 

Seperti doaku dalam setiap sholat, agar hati ini diberikan hati yang selalu berprasangka baik atas segala ketentuanMu, dijauhkan dari segala kegundahan, diberikan pendamping hidup yang dapat membimbing sampai ke Syurga. Allah kabulkan harapku.

 

Centenial Tower, 18 Januari 2018

Karya : riza alhambra