Hadiah Indah Atas Waktu (1)

Nur Risma Adhi Septiliyani
Karya Nur Risma Adhi Septiliyani Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 13 Agustus 2017
Hadiah Indah Atas Waktu (1)

"Pada akhirnya perihal mencinta memang seperti ini, seperti sehelai daun yang menjadikan tanah tempatnya kembali, setelah terkoyakan angin, hujan dan waktu ".
Aku menyelesaikan paragraf akhir pada sebuah tulisan yang belum lama ini aku garap, ada harap yang mulai pupus keyakinan yang mulai pudar, dan sekeping hati yang menerka - nerka akan waktu. Dipenghujung senja kali ini memang berbeda, ada perasaan yang semakin menerka pada sebidang harap yang selalu dilangitkan melalui do'a, menanti datangnya waktu itu akan tiba. Tak lupa aku selalu menyelipkan sebuah puisi pada setiap bab tulisan yang sedang aku garap, karena bagiku puisi adalah sebuah kata sederhana bahkan ia tetap sederhana untuk mengungkapkan sebuah kisah yang berbelit. Aku suka menulis, mengabadikan setiap cerita, setiap hadiah yang banyak diberikan oleh waktu.
"Assalamu'alaikum Humaira" suara lembut terdengar dari arah belakang tepat dari tempatku duduk di sebuah kamar yang di design sebagai sebuah perpustakaan mini, aku sejenak mencoba mengingat suara lembut itu dan ya ternyata benar, seorang perempuan yang berdiri tepat di belakangku adalah zahra, teman semasa SMA yang cukup lama tak bersua. "Wa'alaikumsalam warahmatullah" jawabku. ia adalah salah satu teman yang tak pernah bosan membaca tulisanku, bertanya tentang kebenaran sebuah cerita atau kah hanya fiksi, sesekali aku memberitahunya tentang sebuah kebenaran akan cerita yang aku tuliskan, tetapi satu hal yang tidak ia tahu tentang seorang tokoh dalam cerita itu. Setiap nasihat bijak darinya terkadang membuatku tertegun "tetaplah seperti itu, menjadi bagian yang menguatkan" ucapku dalam hati. Ia selalu berkata "menulis adalah sebuah bakat yang harus diasah, tidak akan menjadi sebuah tulisan jika tidak ditulis" ia paling tahu aku mendambakan menjadi seorang penulis yang dapat menginspirasi.

  • view 28