Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 3 Maret 2016   06:53 WIB
Takjub

Semalam aku takjub. Melihat bulir air mataku jatuh menggelinding di lantai. Ternyata ia indah.

Lalu air mata itu kupungut. Kutampung dalam cawan kecil. Kusuguhkan untukmu. Sebagai pengantar mimpi.

Ini air mata paling segar yang pernah kuseruput, ujarmu riang bercampur bimbang.

Habiskan. Jika kurang aku masih bisa menangis lagi, sahutku.

Dan semalam aku benar-benar takjub.

Melihatmu, meneguk ?air mataku sembari menatap bulan yang setengah telanjang.

?

***

( to someone )

Karya : Lilik Fatimah Azzahra