Penguat Setiap Langkah : Syukur dan Sabar

Risa Sari Pertiwi
Karya Risa Sari Pertiwi Kategori Motivasi
dipublikasikan 26 Januari 2017
Penguat Setiap Langkah : Syukur dan Sabar

Assalamu'alaikum sahabat, Alhamdulillaah saat ini masih diberi nikmatnya iman, Islam, kesehatan, serta usia dalam melewati sisa fase kehidupan ini. Setiap fase kehidupan memiliki tantangannya tersendiri. Sejatinya tantangan demi tantangan harus menjadikan kita lebih dewasa, bijak, dan yang terpenting bisa menjadi jalan untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa kita.

Tak terasa waktu berlalu cepat sampai pada hari ini Alhamduliaah sudah melewati rangkaian proses belajar selama tujuh semester. Rangkaian selama proses belajar memberikan banyak warna warni dalam pembelajaran diri, seperti dipertemukan dengan orang orang yang menginspirasi, pengalaman yang mengesankan, mengharukan, dan hal lainnya yang menjadi bagian dari episode kehidupan.

Semuanya terjadi atas izin Allah, yakin bahwa segala sesuatu tidak ada yang kebetulan, dibaliknya pasti ada hikmah dan kebaikan yang melimpah dariNya. Hikmah dan kebaikan akan kita dapatkan apabila selalu menjaga prasangka baik terhadap Allah.

Sedikit berbagi rasa saat melewati rangkaian proses belajar di tingkat akhir kuliah, yaitu nano nano hehe. Walaupun rasa nano nano tapi tetap nikmat bila cara menyikapi setiap ujiannya dengan baik.

Rumusnya sederhana, ingat pesan guru bahwa segala urusan jangan diserahkan dan disandarkan pada mahluk. Mengapa? Karena mahluk itu terbatas, sama sama lemah, kecuali Allah yang menguatkannya.
Jadi, dalam hal apapun harus melibatkan Allah, Lahaula wala quwwata illa billah.
Persoalan sepelik apapun bila Allah menolong pasti selesai dengan baik dan berkah.

Adakalanya saat berusaha menyelesaikan setiap tantangan rasa lelah pun menghampiri, namun penawar dari kelelahan itu dengan dua kunci kebaikan yaitu bersyukur atau bersabar. Karena dalam syukur dan sabar terdapat kebaikan sekaligus sebagai penguat setiap langkah.

“Alangkah mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya (membawa) kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin; jika dia mendapatkan kesenangan dia akan bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya, dan jika dia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya.“ (HR. Muslim)

Bersyukur saat adanya keyakinan bahwa Hanya Allah sebaik baik penolong masih terjaga dalam hati, dan bersabar saat adanya keyakinan bahwa segalanya tidak ada yang sia-sia, Allah Maha Mensyukuri setiap ikhtiar yang dilakukan hambaNya.

Hal yang paling mengesankan pada saat ujian komprehensif yaitu belajar untuk kembali mendekat pada al Qur'an, tidak hanya dibaca, namun sama sama belajar menghafal ayat demi ayatNya, semoga dengan seringnya berinteraksi bersama Qur'an, Allah akan memperbaiki dan memberkahi setiap urusan kita. Aamiin..

Perlu disadari bahwa hidup akan selalu dihampiri oleh beragam ujian. Ujian yang dijadikan sebagai jalan untuk lebih sungguh sungguh mengejar pertolongan Allah dengan cara meluruskan niat dalam setiap hal, perbanyak doa, menyempurnakan ikhtiar dengan cara yang Allah sukai, dan tawakkal pasrahkan total dan bulat yakin akan janji dan jaminan Allah dan semoga Allah Ridha.

Hai risa, jaga selalu keyakinan dan prasangka baikmu akan janji dan jaminan Allah bahwa Hanya Allah Yang akan memilihkan impian impian terbaik mu, baik untuk dunia dan akhirat mu kelak #selfreminder

14 Rabiul Akhir 1438 H/ 13 Januari 2017

  • view 166