Mendekat, Sejatinya Menjauh

Ririf Zuhr
Karya Ririf Zuhr Kategori Puisi
dipublikasikan 27 September 2016
Mendekat, Sejatinya Menjauh

Mendekat, Sejatinya Menjauh

Dayung sampan tak mengehnti

Bukan berarti perjalanan hendak semakin berlari

Tangan yang mengayuh, bukan berarti usaha yang seluruh paruh

Tenaga yang meleleh, bukan berarti tak berkerah

Andai Bulan itu nyata, bukan pantulan dari sosok dibelakangnya

Yang tampak totalpun, sebenarnya bukan yang sebenarnya

Kenyataannya, ketika hamba berdua telah padu

Berbisik lafadz nafas bersyahdu

Tak berarti cukup untuk menafsirkan makna-makna mutasyabihat ikhtiar

Andai aku bukan punuk, dan ia bukan rembulan

Takkan ada nafas yang tersenggal hingga saat ini

Anehnya, aku berpuisi disampingnya

Yang aku tak tau sedang ada apa dipikirannya

  • view 310