Cita-citakan mimpi-mimpimu.

Rini Romdiani
Karya Rini Romdiani Kategori Motivasi
dipublikasikan 09 Februari 2016
Cita-citakan mimpi-mimpimu.

Apa sih itu mimpi?dan apasih itu cita-cita?

Apakah mimpi dan cita-cita itu sama?

Menurut ilmu yang saya dapatkan, dari oraang-orang sekitar, mimpi dan cita-cita itu hampir sama,sama sama keinginan dan harapan yang akan kita tuju.Namun yang membedakan antara mimpi dan cita-cita adalah waktu, ya waktu?

Cita-cita adalah mimpi yang bertanggal, sedangkan mimpi tidak punya tanggaal.jadi mana yang harus di dahulukan antara mimpi dan cita-cita?

Bermimpilah, lalu cita-citakan mimpi mu.

Untuk apa kita hidup?jika dalam hidup itu kita tidak punya target, target itu sangat penting untuk kompas hidup kita, dengan target hidup kita kan terarah, dan kita tau akan kemana kita menuju.

Coba bayangkan jika dalam hidup kita tidak punya target? Mau kemana kita melangkah?apakah hanya menuturkan kaki saja?

Kaki itu tidak bisa kita kendalikan, ia identik ingin melangkah ke arah yang lebih negative, sebagai control dalam mengendalikan kaki adalah hati, hati yang akan memberi petunjuk kemana kaki akan melangkah.

Terus, seberapa tinggikah kita harus bermimpi?

Sahabatku, bermimpilah yang tinggi, kalaupun ia jatuh pasti ia akan melayang di antara awan-awan,jangan mau mimpi yang biasa-biasa, kekuasaan Alloh itu sugguh luar biasa, kita harus yakin bahwa alloh tak akan membiarkan umatnya yang mempunyai mimpi tiggi membiarkannya begitu saja, dan tentunya di barengi dengan usaha.

Seberapa besar usaha kita untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu, dan itulah yang akan menentukan, sabagai jalan kita untuk berikhtiar.

Dan setelah itu, serahkanlah semuanya pada Alloh, yang jelas jangan sepelekan do?a, karena itulah salah satu jalan kita untuk berinteraksi sama Alloh atas pemebritahuan akan mimpi kita. Alloh maha tau akan mimpi kita tapi apabila kita tidak memintanya untuk menyatakan mimpi kita maka Alloh akan sekedar tau saja.

Mimpi lalu cita-citakan mimpimu, dan mohonlah PadaNya, agar cita-cita terwujud, do?a salah satu jalan untuk berinteraksi denganNya, setelah itu serahkan semua pada yang maha memberi dan maha mengabulkan.

?