Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 2 September 2016   14:08 WIB
Hello Skripsweet..

Maafkan aku yah, karena aku tidak sengaja melupakanmu. Selama ini aku selalu mengabaikanmu. Tapi bukan berarti aku akan menghindarimu. Mungkin kemaren aku hanya butuh waktu jeda saja. Oh yaa..teman-temanku sudah lebih dulu menyelesaikanmu. Aku ikut bahagia melihat mereka, semoga dengan melihat kelulusan mereka, semangatku semakin bertambah kembali.

Aku percaya bahwa setiap orang mempunyai waktu terbaiknya. Dan mungkin waktuku adalah sekarang, terimakasih sudah mengingatkanku ketika aku pura-pura amnesia terhadapmu. Bahwa kamu pun ingin aku perjuangkan, tidak hanya dia. Baiklah aku akan memperjuangkanmu dengan niat dan usaha terbaikku. Bahwa setelah kamu aku wujudkan, akan ada perwujudan-perwujudan yang lainnya.

Membuatmu mungkin hanya sebagai persyaratan kelulusanku. Banyak orang yang ketakutan terhadapmu, *termasuk aku. Tapi aku ingin menganggap ini semua adalah pembuktian dari proses belajar yang aku jalani selama ini. Bahwa hanya sebatas persyaratan lulus saja, tidak akan berarti, bukannya hari ini syarat itu bisa diperjual belikan? Tapi aku ingin benar-benar mewujudkanmu dengan usaha terbaikku. Pembuktian yang sulit itu adalah pembuktian terhadap diri sendiri.

Ketika ditanya tentang kesiapan, semua orang tidak akan pernah siap, kecuali kita menjalaninya. Bukan tentang kesiapan, tapi tentang keberanian. Keberanian untuk memulai dan keberanian untuk mengakhiri.

Menurutku yang sulit itu adalah memulai dan mengakhiri. Ketika proses akan dimulai, kadang kita suka kalah dengan ego diri terutama rasa malas. Kalo sudah dimulai, proses akan dijalani, tidak akan terasa, dan berjalan begitu saja tiba-tiba ada suatu proses yang disebut mengakhiri, nah disitu kita kembali diuji. Rasa yang sama saat akan memulai tiba-tiba muncul kembali, seperti rasa malas untuk mengakhiri. Tetapi kita memulai dengan proses keberanian, tentu mengakhirinya juga harus dengan keberanian.

Jadi, mari berdamai dengan waktu, dan mulai untuk moment-moment sweet ini. Pembelajaran yang sangat berharga adalah melalui proses. Jika kemarin aku menyaksikan kegalauan teman-temanku, ketika hendak menyelesaikanmu, kini aku yang akan menjalaninya. Tapi bukankah kegalauan mereka hanya sementara? Setelah itu, lihatlah mereka bahagia. Dan akupun akan seperti itu.

Waktu sama sekali tidak menunggu kapan kita siap. Waktu yang kita jalani itulah waktu yang kita punya. Siap atau tidak, waktu tidak akan peduli. Memang begitu, waktu yang kita takutkan hari ini, kekhawatiran yang sedang kita jalani, adalah fase yang pernah dialami oleh setiap orang. Dan pada akhirnya kita juga akan mengalaminya. Pasti akan sampai.

Hei, aku menulis ini dalam rangka meningkatkan moodku, agar aku bisa mendapatkan mood terbaik untuk memulainya. Ah..aku suka menulis apa aja, mungkin dengan caraku yang seperti ini ada ide yang mampir. Harus berani dan siap,  waktu tidak bisa diajak ngobrol karena waktu hanya bisa dijalani. Do’kan aku yaah :)

Karya : Rini Romdiani