Namanya yang tak bisa kusebut

Rini Romdiani
Karya Rini Romdiani Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 29 Agustus 2016
Namanya yang tak bisa kusebut

Sungguh menyebut namanya adalah sebuah ketidakberanian untukku. Aku tak bisa menyebut namanya dihadapan semua orang. Tapi percayalah namanya selalu kusebut dalam doaku. Tak apa, jika tidak ada orang yang tau tentangnya. Karena aku belum berhak menceritakannya, sekalipun itu kepada teman-teman terdekatku.

Kita tidak saling memuji, dia juga tak pernah melontarkan kata-kata indah untuk menggambarkan perasaannya. Tapi entah kenapa seakan-akan aku tau perasaannya. Gambaran itu terasa semakin jelas, meski dia tak pernah mengungkapkan sesuatu apapun terhadapku.

Kita tidak saling mencari, dia juga tak pernah mengajaku untuk bertemu, jangankan untuk berjanji, janjian pun tidak. Tapi kenapa aku selalu yakin bahwa kita itu sebenernya saling mencari, saling mencari di sepertiga malam, saat Tuhan turun kebumi. Dia memintaku, dan aku memintnya. Aku meminta Dia yang berada dalam genggamaNya, begitupun juga dengannya. Dan aku yakin seperti itu.

Maaf jika sampai saat ini, aku belum bisa menyebut namanya.

Kita tidak saling berharap, aku tidak berharap padanya, dia juga tidak pernah berharap padaku, karena kita sama-sama tau dan mengerti kepada siapa harapan ini kembali. Kita percaya bahwa akan ada waktunya setiap harapan itu menjadi nyata. Kita cukup berharap padaNya, karena aku yakin kita mempunyai harapan yang sama.

Dan sekali lagi, maaf jika aku tidak bisa menyebut namanya yang menjadi harapaku. Tapi nama itu selalu kusebut dalam doaku. Yakinlah suatu saat nanti, kita akan saling menyebutkan nama kita masing-masing dengan penuh keyakinan bahwa yang selalu kusebut namanya dalam doaku, kini dia ada dihadapanku. Dengan begitu semesta tau, dan tanpa ragu aku menyebutkan namanya meski harus berulang-ulang.

 

  • view 189