Untukku

Rini Kukuh
Karya Rini Kukuh Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 24 Juni 2016
Untukku

Harusnya kita semakin dekat, bukannya semakin saling berjauhan.

Harusnya kita semakin saling mengerti, bukannya semakin tidak peduli.

Harusnya kita semakin menyayangi, bukannya saling mencaci maki.

Harusnya kita semakin terikat, bukannya semakin terpencar.

Harusnya kita semakin merapat, bukannya malah saling menyayat.

Karena kita adalah dua orang yang bertemu disaat yang tidak tepat.

Dua orang yang dipertemukan oleh rasa yang begitu dasyat dan begitu hebat, hingga mampu membuat kita saling terpental dari lingkaran realita kehidupan.

Aku menyayangimu seperti helaan nafas.

Aku menyayangimu seperti jejak keki di gurun pasir.

Aku menyayangimu seperti sinar matahari pagi.

Aku menyayangimu seperti gerakan tubuh.

Aku menyayangimu seperti aroma tanah disaat turun hujan. Begitu alami dan menyejukkan.

Dan itulah kamu, untukku...

Kalau ternyata waktu yang harus membangunkan tidurmu, aku hanya bisa berharap,

Kamu masih berkenan untuk mengingatku dalam setiap doa-doa malammu.

Kamu masih mampu mengingatku disetiap terbitnya matahari.

Kamu masih sanggup mengingatku ditengah hiruk pikuknya kesibukanmu, meski itu hanya beberapa detik saja. (RZ3,20/01/2016,09:33 wib)

  • view 55