Keterbatan hanya milik mereka yang putus asa

Rina Nurmalina
Karya Rina Nurmalina Kategori Inspiratif
dipublikasikan 24 Januari 2016
Keterbatan hanya milik mereka yang putus asa

Motivator itu bilang, berikan senyum terbaikmu di pagi hari dan ucapkan syukur atas anugerah sang pencipta sehingga kita masih bisa bangun dipagi hari yang indah.

Bapak kyai itu bilang, bangunlah sebelum adzan subuh berkumandang. Sesungguhnya ada kebaikan bagimu di waktu itu.

Bapak saya bilang, bangunlah pagi hari agar rizkimu tidak patok ayam.

Ibu saya bilang, bangun pagi-pagi biar bisa bantuin Ema di dapur.

Semua perkataan itu menjelma menjadi sebuah sugesti, bangun pagi lebih awal bisa melancarkan segala urusanmu dan jangan lupa apa yang dikatakan motivator itu laksanakan.

*

Dalam kamus saya, Sugesti menjelma jadi keajaiban. Dan sugesti itu gratis bahkan setiap orang bisa mengarang bebasnya.

*

Sering kali kita temui penyandang cacat, entah karena keterbelakangan mental atau karena cacat fisiknya. Harus kita percayai bahwa ada alasan yang tidak kita ketahui atas kehidupan yang mereka jalani, begitu pula kehidupan yang tengah kita jalani.

Sebut saja, Nick Vujicic. Keterbatasan fisik tidak menjadi alasan baginya untuk meraih apa yang ingin dia wujudkan. Dia tidak memiliki lengan dan kaki tapi dia mampu hidup laiknya orang normal.

Tidak terbayang dalam pikiran saya bagaimana bisa dia terlahir seperti itu, bagaimana bisa dia melewati masa kecilnya dengan keadaan demikian, bagaimana dia mampu menghidupkan semangat pada dirinya.

Alasannya, karena Tuhan telah menuliskan garis kehidupan setiap orang. Dengan catatan kita mampu menjemputnya.

*

Kita harus selalu mampu mengambil pelajaran dari orang-orang seperti dia, yang mampu menyemangati dirinya sendiri sehingga dia bisa mencapai titik tertinggi hidupnya.

Tak ada keterbatasan di dunia ini, hanya orang-orang yang putus asa yang mempu membuat keterbatasan untuk dirinya sendiri.

Masih banyak Nick Vujicic lainnya, Bahwa keterbatasaan bukan alasan untuk kita berhenti pada titik nyaman.

Bersyukur dan bangga atas kekuatan diri sendiri adalah kuncinya.

Dimulai dari syukur dan bangun pagi lebih awal.

Jika motivator hanya jago dalam berbicara, maka kita harus jago dalam bertindak.

Are you ready to go ........?

?

  • view 259