Menjadi Diri Sendiri Itu Berharga

Rin Maulida
Karya Rin Maulida Kategori Inspiratif
dipublikasikan 12 Oktober 2017
Menjadi Diri Sendiri Itu Berharga

Ini adalah pengalaman pribadi yang hanya ingin aku bagi. Kalau bermanfaat Alhamdulillah. Kalau tidak suka, ya abaikan saja.

Pernahkah kamu merasa jika dirimu telah dibenci olah seseorang? Semua yang kamu lakukan tidak ada yang benar di hadapannya?

Inilah pengalaman yang aku alami. Sebenarnya, dalam setiap tingkatan kehidupan, kita pasti pernah mengalami walaupun hanya sekali, diri ini tak sempurna bagi seseorang itu. Tapi, pengalaman terberat kurasakan begitu aku memasuki dunia kerja. Aku memiliki rekan-rekan kerja dengan karakter yang begitu beragam. Dan usia mereka sebagian besar jauh di atasku. Hal ini tentu saja membuatku yang memang sulit bersosialisasi menjadi semakin canggung.

Sebenarnya, aku sduah berusaha untuk berbaur. Tapi tetap saja, jika rekan-rekan kerjamu kebanyakan yang seusia dengan oran tuamu, mana bisa kita untuk berkomunikasi dengan santai seperti saat bersama rekan sebaya. Ada hal-hal yang harus diperhatikan. Salah satu yang paling mendasar adalah mengenai kesopanan.

Namun, rupanya perilaku yang aku tunjukkan ini menjadi sebuah nilai negatif di mata beberapa orang. Mereka ada yang dengan terang-terangan menyindir bahkan mencela kepribadianku. Ada pula yang hanya berani bicara ketika aku tidak berada di ruangan yang sama. Semua yang aku lakukan sepertinya tidak berharga. Tapi, aku mencoba untuk berpikir positif dengan tidak menghiraukan ocehan mereka.

Kalau ingin mengikuti emosi, ingin sekali berteriak pada mereka dan mengatakan jika semua yang mereka katakan padaku itu salah. namun, lagi-lagi aku memikirkan dampak kedepannya. Bagaimanapun mereka lebih tua, dan cara terbaik menghadapinya ya dengan diam saja. Toh, ada saatnya dimana diam itu lebih baik.

Aku pun menanamkan sebuah pemikiran dalam diriku jika aku tidak bisa memaksa semua orang untuk menyukaiku. Mereka punya hak untuk menyukai ataupun membenci pada sesuatu hal. Begitu pula aku.

Tidak menjadi sempurna di mata orang lain bukan berarti malah membuat kita berusaha mati-matian untuk memenuhi persepsi orang tersebut. Hal ini hanya menambah beban pikiran dan beban perasaan saja. Dan, semua itu sama sekali tiadk ada manfaatnya untuk diri kita.

Kita cukuplah menjadi diri sendiri. Apa adanya. Dengan begitu, kita bisa lebih menikmati kehidupan tanpa harus takut jika diri ini harus kehilangan jati diri.

Terserah mereka yang ingin menbenci ataupun menyukai pribadiku yang tidak sempurna ini. Aku ya aku, kamu ya kamu. Karena menjadi diri sendiri itu lebih berharga.

  • view 45