Posisi Strategis Pemuda Bagi Puan Maharani

Riefqul Hakiem
Karya Riefqul Hakiem Kategori Politik
dipublikasikan 18 September 2017
Posisi Strategis Pemuda Bagi Puan Maharani

Ketika memberikan materi Kuliah Umum dengan tema ‘Pentingnya Revolusi Mental bagi Mahasiswa dalam Menghadapi Era Globaliasi dan tantangan Masa Depan yang Semakin Kompleks’ di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Puan Maharani menyinggung tentang pentingnya para mahasiswa generasi muda untuk memahami peluang dan tantangan yang ada. Pemahaman tentang ini, menurut Puan Maharani, akan melahirkan generasi muda yang kontributif dalam pembangunan. Terutama, karena merekalah yang akan melanjutkan tongkat estafet perjalanan bangsa ini.

Tema tentang pentingnya peran pemuda sebagai generasi bangsa kerap kali disinggung oleh Puan Maharani dalam banyak kesempatan. Hal ini berdasarkan kesadaran mutlak Puan Maharani, bahwa pemuda sebagai generasi bangsa adalah asset yang perlu dibina dan dikembangkan, terutama di tengah arus globalisasi yang meniscayakan pemahaman terhadap ilmu pengetahuan, informasi dan teknologi.

Puan Maharani mengungkapkan pentingnya pemuda sebagai kunci dalam perkembangan zaman yang begitu cepat. Pemuda, saat ini kerap berperan sebagai katalisator dari perubahan, terutama dalam konteks teknologi. Pemuda menjadi kunci atas pergerakan dunia yang semakin dinamis karena merekalah pemilik energi dan semangat yang purna sehingga diharapkan membawa perubahan, terutama menghadapi perkembangan yang begitu cepat dan masif dalam dunia teknologi.

Hal ini semakin menemukan “momentum” ketika Indonesia diprediksi akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia, sehingga persiapan akan hal itu harus didukung oleh sumber daya manusia yang mumpuni, dan merekalah itu para pemuda dan mahasiswa yang akan diharapkan mampu membangun dan memajukan bangsa pada masa-masa yang akan dating.

Bagi Puan Maharani, perlu keterlibatan lebih banyak pemuda dalam upaya perubahan menuju kemajuan bangsa. Perlu lebih banyak keterlibatan dunia akademis-kampus untuk menunjang pembangunan Indonesia yang berkelanjutan. Maka pemuda, mahasiswa, dan civitas akademika dalam dunia pendidikan diharapkan dapat dipersiapkan dari sekarang, sehingga mempunyai daya saing, kemampuan iptek, dan keterampilan.

"Praktik Perubahan untuk kemajuan di Perguruan Tinggi dapat dilihat dari kerja nyata civitas akademika dalam membangun budaya anti plagiat, anti narkoba, budaya keilmuwan yang menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat, membangun budaya kampus yang bersih, membangun kesantunan, memperteguh jiwa bhineka tunggal ika dan pancasila, dan menyelenggarakan Kuliah kerja Nyata bertemakan revolusi mental,"  Ungkap Puan Maharani

Puan Maharani peduli pemuda. Puan Maharani menghargai pemuda. Puan Maharani memberdayakan pemuda. Sebab pemuda memiliki peran strategis dalam pembangunan Indonesia.

  • view 25