Puan Maharani: Kerja Pasti, Prestasi Mumpuni

Riefqul Hakiem
Karya Riefqul Hakiem Kategori Politik
dipublikasikan 12 Juli 2017
Puan Maharani: Kerja Pasti, Prestasi Mumpuni

Puan Maharani telah melakukan berbagai kerja pasti dengan prestasi yang mumpuni. Inilah sebenarnya yang tidak disadari oleh banyak orang ketika kerap bertahan untuk nyinyir dan sinis terhadap Puan Maharani sebagai menteri. Padahal fakta dan data sudah jelas adanya, tapi mereka, mungkin terlalu sulit menemukan jawaban yang seberanya sudah di depan mata.

Puan Maharani bekerja, inilah yang memang sengaja dihilangkan dari ruang pemberitaan, terutama oleh lawan-lawan politik yang melihat potensi besar Puan Maharani. Banyak berita yang diviralkan, hanyalah bentuk menghakimi Puan Maharani dengan asumsi serampangan, dan anehnya, banyak yang mempercayainya.

Puan Maharani adalah cucuk Soekarno dan putri Megawati dan Taufik Kiemas, sebuah kekayaan besar yang tidak semua orang miliki. Tentu hal ini berpengaruh secara politis terhadapnya sehingga posisinya sama sekali tak bisa diacuhkan karena mempunyai daya dan nilai tawar. Bisa jadi tidak di permukaan karena betapa banyaknya tokoh hebat Indonesia yang justru lebih memilih berada di balik layar.

Sehingga kerja dan prestasi Puan Maharani banyak yang tertutupi oleh pemberitaan dan portal media khas “sesuap nasi”.
Kerja Puan Maharani pasti; berhasil melakukan koordinasi dan sinkronisasi tingkat Kementerian dan lembaga sehingga banyak yang kemudian mendapatkan apresiasi. Kerja luar biasa Puan Maharani untuk persiapan Asian Games 2018 tak bisa diabaikan begitu saja. Kerja pastinya untuk dunia pendidikan, kesehatan, dan sosial tak bisa dipungkiri.

Menurunnya angka kemiskinan dan pengangguran. Revitalisasi BkkbN melalui program Kampung KB, pembagian dan penambahan penerima manfaat berbagai Kartu Sakti yang semuanya semakin mendekatkan masyarakat dengan kesejahteraan.

Puan Maharani pun telah menghasilkan prestasi yang mumpuni; secara kelembagaan maupun pribadi. Perncapaian positif dari pembangunan manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan jaminan sosial telah memberikan sumbangsih besar terhadap perubahan negeri. Puan Maharani adalah sosok menteri perempuan yang diapresiasi oleh MURI. Termasuk pencapaian kelembagaan dimana Kemenko PMK menjadi Kementerian dengan pengelolaan kepegawaian terbaik, sekaligus laman media Kemenko PMK menjadi laman yang menyediakan transparansi kementerian, informasi internal Kemenko PMK, dan berbagai informasi penting yang disaring dari berbagai tempat yang “berserakan”.

Lalu kenapa asumsi yang berkembang tetap penuh dengan caci maki? Mungkin itulah ciri orang yang buta mata dan hati. Persoalan ada kekurangan, tentu saja banyak, tapi ketika menafikan keberhasilan kerja dan prestasi yang dicapai itu sudah tidak adil. Masalahnya, “mereka” tidak adil dari pikirannya sejak awal. Tapi, ya, sudahlah.

Intinya, Puan Maharani bekerja secara pasti dengan prestasi yang mumpuni.

  • view 309