Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 22 Februari 2016   01:06 WIB
jawa penuh dengaan filosofi

Sebagai? orang ?Jawa, tentunya kita tahu berbagai macam budaya yang ada di Jawa atau kebiasaan yang dilakukan orang ?Jawa, seperti ?halnya puasa. Sebelum adanya ?Islam ?di tanah Jawa, tradisi memperkuat diri dengan berpuasa sudah ada. Sejatinya ?puasa adalah ?hal ?yang ?penting untuk ?meningkatan spiritual seseorang. ?Hampir? ?semua ajaran ?agama ?menganjurkan untuk ?puasa. Menurut sudut ?pandang ?spiritual ?metafisik, ?puasa ?mempunyai efek yang ?sangat baik dan besar terhadap tubuh dan fikiran. Filosofi ?Jawa menyatakan, puasa sebagai sarana menggembleng jiwa, raga, mempertajam rasa batin, olahrasa-pangrasa, serta menyucikan hati dan pikiran.[1]

Dalam tradisi Kejawen, menjalankan puasa berdasarkan kalender Jawa, hal tersebut dimaksudkan guna menambah kekuatan dan spiritual metafisik. Beberapa ritual puasa yang dilakukan oleh orang Jawa, puasa mutih, puasa ngebleng, puasa pati geni, puasa kungkum, puasa ngalong, puasa ngasrep, puasa ngeluwang dan puasa ngrowod.

Ngrowod ?berasal dari kata wod yang berarti akar, dalam istilah lain? adalah tindakan memakan krowodan (buah-buahan dan sayuran).[2] Berpuasa ngrowod berarti menahan diri dari segala macam makanan yang terbuat dari beras. ?

??????????? Pengamalan puasa ngrowod, sedikit berbeda dengan puasa pada umumnya, akan tetapi hal tersebut merupakan karateristik dan keunikan tersendiri. Puasa ngrowod juga tidak ada sahur dan berbuka, dalam amalannya pelaku puasa ngrowod boleh makan sehari-hari, akan tetapi? jenis makanannya dibatasi dengan makanan tertentu. Terdapat hal menarik pada tradisi ini, bahwa pelaku puasa ngrowod terlebih dahulu harus mempunyai ?ijazah?[3] yang diberi oleh sang kyai.

?

[1]Dedy Mulyana, komunikasi Antar Budaya ( Bandung : Remaja Rosda karya.2010),??? hlm. 12.

[2] Prawiroatmodjo, Bausastra Jawa-Indonesia (Surabaya: Haji Masagung, 1992) hlm.482

[3]Ijazah adalah izin dari kyai untuk mengamalkan puasa ngrowod.

Karya : Rifqi Zamzami