Inilah 6 Manfaat Rekreasi yang Jarang Orang Tahu

rifki ahmad
Karya rifki ahmad Kategori Kesehatan
dipublikasikan 04 Juli 2018
Inilah 6 Manfaat Rekreasi yang Jarang Orang Tahu

Rekreasi merupakan suatu kegiatan yang banyak dilakukan orang-orang di masa-masa senggang mereka. Orang-orang memanfaatkan rekreasi ini untuk banyak hal, seperti edukasi, mempererat tali persaudaraan, maupun untuk kesehatan. Biasanya orang-orang yang jarang sekali dirinya melakukan rekreasi atau merefresh otaknya akan mengalami stress, sehingga membuatnya akan mudah lelah dan fikirannya tidak terkontrol. Bedalagi dengan orang yang sering rekreasi biasanya memiliki otak atau pemikiran yang cerdas karena otaknya selalu segar.
Sangatlah penting bagi kita semua untuk mengenali makna dan manfaat sesungguhnya dari rekreasi tersebut. Memang, jika dilihat dari kasat mata rekreasi adalah sebuah ajang yang didalamnya meengandung hal seperti ngabisin duit, belanja-belanja, makan-makan, nonton, hura-hura, apalagi kalau kita datang ke wisata di kota malang masih banyak lagi.
Tapi, tahukah kita? Rekreasi memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan otak dan fikiran kita. Berikut ulasan mengenai beberapa hal yang mesti kita ketahui mengenai manfaat rekreasi :
1. Sarana Sosialisasi
Di dalam melakukan rekreasi, menjadi hal yang pasti kita bertemu dengan orang banyak. Oleh karena itu, kita akan berinteraksi bersama masyarakat banyak. Walaupun banyak juga orang yang kita tidak kenal, tapi setidaknya kita tahu cara untuk berkomunikasi, berkenalan, bahkan mungkin juga kita bisa akrab dengan orang-orang yang asalnya kita tidak kenal.
Misalnya dengan pembicaraan dengan kasir, satpam, bertanya tempat, dan juga dengan orang yang lainnya. Yang jelas, kita bisa menambah wawasan kita dalam bersosial dengan masyarakat.
2. Mempererat Hubungan Keluarga
Melakukan rekreasi tidak lengkap rasanya kalau tidak bareng-bareng keluarga. Oleh karena itu, hubungan kekeluargaan juga bisa bertambah erat karena saat rekreasi kita hanya berhubungan dengan keluarga. Misal ketika kita melakukan rekreasi membutuhkan bantuan, pasti yang membantu adalah salah satu dari anggota keluarga kita.
Dengan rekreasi kegiatan-kegiatan keluarga akan terlihat lebih kompak, lebih erat, dan juga lebih menyenangkan.
3. Mempererat Hubungan Pertemanan
Selain dengan keluarga, bisa juga kita berekreasi dengan teman atau sahabat-sahabat kita. Dengan mereka kita bisa lebih bebas berekspresi, berinteraksi, dan juga bersenang-senag barang. Otomatis, dengan adanya kegiatan ini hubungan kita dengan teman dan sahabat akan bertambah erat.
4. Membuat kenangan indah bersama orang tercinta
Dari sisi psikologis, pada saat melakukan rekreasi Anda akan mengingat tempat-tempat yang sebelumnya tidak pernah Anda lihat, atau jarang Anda lihat. Misalnya daerah pegunungan, pantai, bukit, atau perkebunan. Dengan mengalihkan kehidupan dari kepadatan kota, kita sedang membangun suatu memori tak terlupakan bersama orang-orang tercinta.
Suatu teori mengatakan bahwa sesuatu yang jarang Anda lihat akan lebih berkualitas dalam memori, ketimbang dengan hal-hal yang biasa dilihat. Ketika kita membentuk memori-memori baru selama melakukan rekreasi dengan orang tercinta, kita akan lebih memikirkan keluarga, pasangan, atau sahabat kita dan jadi mempedulikan mereka.
5. Melepas ketegangan dan stress
Ketika melakukan rekreasi, mata kita melihat pemandangan-pemandangan baru dan barang-barang yang bisa meningkatkan kebahagiaan hati kita. Suatu penelitian dilakukan di departemen Psikologi Universitas Tel Aviv, dua ahli bernama Mina Westman dan Dove Eden memberitahu hasil penelitiannya pada 76 pegawai yang ditemukan adanya penurunan perasaan tertekan dan stress secara signifikan karena melakukan rekreasi pada saat liburan. Adanya rasa senang dan bahagia itu akan meningkatkan produktivitas kerja serta kualitas Anda dalam masyarakat.
6. Menambah intelektual
Seorang ilmuwan bernama James Sands dari South Coast Institute melakukan penelitian terhadap 112 wanita yang berusia 65-92 tahun. Penelitian itu memberi kesimpulan bahwa ada hubungan antara rutinitas harian dengan penurunan fungsi otak. Semakin besar usia hidup anda, semakin besar kemungkinan terkena penyakit pikun.

  • view 104