Stand Up Comedy Sumenep; Jadilah Virus Asal Terurus

Rifki Affandi M
Karya Rifki Affandi M Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 06 Maret 2016
Stand Up Comedy Sumenep; Jadilah Virus Asal Terurus

Banyak orang ingin jadi pelopor, tapi lebih banyak yang tak mau tangannya kotor. Kalimat yang pas menurut saya untuk membuka pembahasan yang saya tuangkan dalam bentuk tulisan terkait dengan judul di atas.

Sebelum lebih jauh, ada baiknya kita samakan persepsi terlebih dahulu mengenai pemilihan kata virus. Kata virus di ambil dari kata latin Virulae yang artinya menular atau Virion yang berarti racun. Lebih simpelnya mahluk kecil atau bahasa kerennya mikro organisme penyebab terjadinya penyakit. Tetapi perlu di garis bawahi, bahwa tulisan ini tidak akan membahas tentang pengertian virus yang sebenarnya. Saya hanya ingin menganalogikan kata virus menjadi kata yang menjurus. Yaitu sesuatu yang kecil tapi memiliki dampak besar (dalam pengertian universal).

Dalam tempo yang secepat-cepatnya saya dan teman-teman akan membangun komunitas Stand Up Comedy di Sumenep, baca;(kota kelahiran) yang lokasinya terletak di ujung timur pulau Madura. Pulau yang lebih dikenal sangarnya daripada moralnya, yang lebih dikenal soto dan satenya daripada keris dan batiknya, yang lebih dikenal besinya daripada garamnya, dan yang lebih dikenal anunya (arti bebas) daripada itunya (terserah mau di artikan apa).

Gagasan terbentuknya Komunitas Stand Up Comedy Sumenep berawal dari obrolan sederhana antara saya (pemilik akun @Rifki_a_Muslim) dengan saudara Nobi Iskandar atau Cak Nobenx yang kebetulan adalah mantan calon artis komedian gagal (penerima Golden Tiket SUCI 3 tapi gagal maju ke Jakarta). Dan tak lupa Andi Pendowo Limo yang ikut menjaga agar gagasan ini tetap hidup. Sampai akhirnya kami bertemu dengan Eka Ferdiansyah (yang kebetulan juga pendiri Stand Up Comedy Sumenep terdahulu, tapi sempat vakum untuk beberapa tahun).

Alhamdulillah, pada hari Kamis, Februari 2016 di salah satu kedai kopi kami bertemu untuk mewujudkan gagasan sederhana membangun Komunitas Stand Up Comedy Sumenep.

Berangkat dari keinginan sederhana menuju cetar membahana, adalah salah satu keyakinan yang saya pegang sampai hari ini. Saya yakin komunitas ini akan menjadi Virus yang menyebarkan penyakit menular; penyakit kecanduan dalam berkarya, kecanduan dalam berretorika, kecanduan mengungkap fakta dengan cara mengundang gelak tawa.

Mengapa Stand Up Comedy?

Jika kalian bertanya mengapa saya memilih Stand Up Comedy, itu adalah media saya. Saya suka menulis, saya suka bercerita, dari keduanya saya menemukan satu kesimpulan dan memposisikan diri sebagai pencerita. Jadi, Stand Up Comedy adalah salah satu media yang saya pilih.

Tulisan ini bukan mengajak atau memaksa kalian untuk suka Stand Up Comedy. Melainkan untuk mengambil satu kesimpulan sederhana, jika kalian memiliki satu gagasan, pertahankan dan yakinlah bahwa nanti akan jadi kenyataan.

Jadikan gagasan itu sebagai virus, biarkan ia menular mencari orang yang memiliki gagasan sama seperti yang kalian inginkan. Dan jangan lupa untuk berusaha mewujudkannya, seperti yang saya tulis dalam pembukaan ?Banyak orang ingin jadi pelopor, tapi lebih banyak yang tak mau tangannya kotor?.

Dan yang paling penting, jadilah virus asal terurus.

?

Sumenep, 2016

Dilihat 198