Tiga Puisi untuk Indonesia

Rifki Affandi M
Karya Rifki Affandi M Kategori Puisi
dipublikasikan 22 Juli 2016
Tiga Puisi untuk Indonesia

KEMERDEKAAN DI PENGHUJUNG KEMARAU

Pada setiap desahan aku titipkan kecemasan lewat gugur daun di pucuk cuaca

Syair dalam sajakku tak mampu menampung luka.

Mereka bersuara dalam derita, sedangkan jasadmu tak juga sempat terbaca.

Namamu berkibar pada hembusan bendera yang setiap tahun

dirayakan dengan gegap gempita

 

Sorak sorai melantangkan kata merdeka.

Padahal itu hanya nyanyian kata yang bisa berubah kapan saja.

lihatlah di ujung jalan. mereka yang mengaharap ada uang jatuh dekat comberan

atau nelayan yang berebut ikan. sepertinya lebih arif dari pada berebut jabatan.

 

Sajakku masih tetap berjalan

Menulis cerita tentang para pahlawan yang nasibnya

terpampang pada setiap kelokan jalan beraspal.

Ini negeriku negeri para bagsawan yang tertawa di atas keserakahan

 

Negeriku tanah air tanah tumpah darahku

Tanah yang hilang air tenggelam, darahpun tumpah dijalan-jalan

Disanalah aku berdiri menyaksikan

Kemerdekaan di penghujung kemarau

 

INDONESIAKU

Indonesiaku

Merah putih darah tulangku

Merah putih nyala kesuciaanku

 

Merahku

Putihku

Untukmu Indonesiaku

 

DOA

Tangan tengadah

“Tuhan, jadikan kami manusia, sejatinya manusia yang tidak sia-sia”