Tulisan untuk Kartini

Rifki Affandi M
Karya Rifki Affandi M Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 21 April 2016
Tulisan untuk Kartini

 

Membaca Surat-Suratmu

“Pendidikan dan karya pantasnya untukku, dia , dan mereka”

Telah kukenal susunan abjad yang kau torehkan pada lembar sejarah
Satupersatu berbaris melontarkan senandung percakapan goa
Seratus enam lembar terhampar menggelepar
Merapal doa kaum wanita

Jepara seakan bersaksi pada tanah
Dan sesekali mengucap sumpah
Agar tak lagi ada kaum yang serakah
Membiarkan pengabdianmu punah

Cerita menjelma kisah
Saat kau pergi pada usia dua lima
Ibu telah jauh
Aku melihatmu dari jarak berpeluh

Kembali aku selami setiap kata
“kaum yang lemah hanyalah kaum yang meminta-minta ”
Akupun mengenalmu
Selepas membaca surat-suratmu

###

Seandainya Aku Kartini

Kembali kujumpai tanggal dan bulan yang sama di tahun yang berbeda, cuacanya selalu menawarkan cara yang sama untuk mengenang dan memperingati pengabdianmu Ibu. Seperti biasa, surat-suratmu kubaca dengan seksama, mencoba menyingkap makna dalam barisan kata yang kau susun dengan sempurna.

Tulisanmu mungkin sederhana, hanya berisi keresahanmu yang terlahir sebagai wanita. Tapi makna yang kutangkap melampaui batas kesederhanaan itu sendiri, bahkan jika ada kesempurnaan di atas kata sempurna, itulah jawaban yang ingin kukatakan pada dua kaum yang bernama pria dan wanita.

Habis gelap terbitlah terang, apakah gelap ini benar-benar habis, apakah terang benar-benar benderang?

Ibu, seandainya aku adalah dirimu. Aku ingin mengucapkan terimakasih sebab keberadaanmu masih dihargai, sebab pengabdianmu masih diperingati oleh bangsamu ditanah pertiwi ini. Tapi aku juga ingin menagih, sebab menghargai tidak cukup dengan perayaan, tidak cukup dengan salam penghormatan, tidak cukup dengan mengikuti gayamu berdandan, tidak cukup bila semua hanya sebatas ucapan tahunan.

Ibu, seandainya aku Kartini, aku ingin berkata:

 

Bukan tentang siapa yang harus didepan

Tapi tentang siapa yang mau memulai duluan

 

Bukan tentang bagaimana keberadaanku diperingati

Tapi tentang bagaimana jejakku diikuti

 

#SelamatHariKartini_2016

Rifki Affandi M

 

Link Gambar : Klik disini