Lekuk Isyarat Hati

Muhammad Rifki
Karya Muhammad Rifki Kategori Puisi
dipublikasikan 15 Maret 2017
Lekuk Isyarat Hati

Dari sebuah lekuk kata

Kita mengenal melalui isyarat hujan

Merintik kecil, bercerita kecil, dan membentuk sebuah kenangan

Adakah kau mengerti, hujan hari ini adalah kenangan yang kita pentaskan

Lusa atau hari kemudian kita mengenang

Kisah-Kisah dulu, antara lembaran senyum serta rusuh hati

Aku selalu bertanya

Tentang sosokmu pada gerimis

Yang, setiap pagi kusantap dan

Kerap menjentik khayalku

Bahwa kau adalah gadis

Terlahir dari bilik indah hujan

 

Aku ingat, di tempat itu

Kita mengenal sebagai sosok bayangan

Yang tak tahu menahu

Sedang aku, sering larut dalam sajak-sajak puisi

Tak pernah rampung kutemui

Rupamu 

Tuk singggah dalam hariku

 

Aku ingat, alun suaramu

Waktu itu, kubungkus erat. Kupeluk erat

Hingga jika suatu hari rindu menyengat hati

Akan kucicipi kembali suaramu agar

Rindu itu meleleh

 

Taukah isyarat perasaan yang hinggap di daun hari ini

Berayun tanpa henti

Jatuh tanpa melawan angin

Hei, taukah kau

Atau bisakah kau baca

Rasa sepi yang tersangkar di pelupuk mataku

 

Sampai rasa berkecamuk

Tanpa seorangpun mampu menerjemahkannya

Hei, tau kah

Aku menyukaimu, yang

Kuceritakan melalui

Mendung

Yang mampir

Di pelupuk mataku

 

Al Falah Putera, 15 Mart 2017

Dilihat 110