Sebelum cinta

Marisa Jambak
Karya Marisa Jambak Kategori Puisi
dipublikasikan 13 November 2016
Sebelum cinta

"Aku punya impian "

Katamu sore itu di antara debut ombak yang terdengar sayup di kejauhan

Aku mendengarkan dengan hati sedikit berdegub

Mungkin saja,

Bunga itu akhir nya mekar dan bertemu sang kumbang

Senja tak lagi menyimpan rinduku

"Adakah aku disana, di dalam mimpimu?

Kuberanikan diri bertanya

Tak berani ku menatap mu

Detak jantung yang bergemuruh

Terdengar bagai air bah bagi telingaku

 

Jikalau aku tidak terlalu sibuk menahan gejolak hati

Mungkin aku akan tersenyum

Ironi,

Hujan pun turun membasahi bumi

Menyamai detak jantungku

 

Lama Mau terdiam

" Mungkin saja ..."

Jawab mu pada akhir nya

Secercah harapan yang tersimpan di sudut hati

Mulai muncul menjelma menjadi sebuah senyum simpul

Bagai matahari yang tumbuh perlahan di ufuk Timur

 

" Tapi maaf kan aku, hanya saja hatiku sudah menentukan pilihan nya"

Lanjut mu

 

Serta merta mematahkan senyum ku 

Yang bahkan belum menyentuh mata

Terdiam tanpa bisa Ber kata

Hanya suara rintik hujan menemani

 

Di antara diam ku dan kamu 

Satu hal yang aku safari

Ternyata tidak sesakit itu!!!

Telah ku bayangkan betapa remuk nya hatiku

Air mata yang mungkin saja menganak sungai di pipi

Akan kemungkinan itu

Aku tidak tau apa yang terjadi

Ternyata tidak sesakit itu!!!

 

Secercah senyum kembali terbentuk di sudut bibirku

"Siapa gadis yang beruntung itu? Tanyaku

" Engkau mengenalnya" Jawab mu tersenyum lebaran

Entah bagaimana aku pun ikut tersenyum

 

Begitulah,

Ketika rindu belum bertemu sang pemilik senja

Cukuplah rasa itu menjadi kisah

Kisah yang bisa Mau tulis kan di waktu luangmu

Ketika rindu hanya bisa tersampaikan lewat do'a

Yang tak bosan terucap

Dengan pengharapan yang tak pernah putus

Akan pertemuan di balut janji Suci

 

Ternyata tidak sesakit itu,

Aku mengulanginya sekali lagi di dalam hati

 

  • view 246