Kunci Hati

Rido Trisandi Rambe
Karya Rido Trisandi Rambe Kategori Motivasi
dipublikasikan 12 Juli 2018
Kunci Hati

Kunci Hati

Sering kaki ini berjalan dengan sebuah harapan ada hal yang baru akan datang dalam kehidupan. Begitu panjang untuk menyulam sebuah cerita. Diantara begitu banyak cerita terkadang hal yang menarik hanya secuil, bahkan tidak juga dapat diceritakan. Pengharapan besar juga terkadang hanya singgah untuk berkisah bahwa diri ini juga punya mimpi yang melambung tinggi.

Ada ujian tentu ada tujuan. Tidak semata hanya sebagai sarana penguji ketetapan rasa. Barangkali tidak banyak air yang tersisa dalam sebuah bejana yang diayunkan, atau bahkan tidak bersisa sama sekali. Bulirnya terbang bersama penyesalan akan hal yang tak mampu teratasi.

Bahkan doa yang terhampar sekalipun dapat berupa cobaan untuk menempatkan hati pada selembar kertas putih, betul-betul hanya untuk mencari secerca rahmat-Nya. Tak penah kita mengerti satu dua kali kita meminta semuakan kita pinta. Kita mengira yang tidak sepatutnya. Hujan sekalipun dianggap bencana. Padahal begitu besar rahmat-Nya jika doa terselip diantara rinainya.

Hari ini aku tertampar, untuk meletakkan hati hingga ke tepi seharusnya ada sabar yang kuat mengakar. Karena sabar bukan menafikan kekalahan, sabar juga tidak akan mengharamkan air mata untuk membasahi setiap wajah. Karena bagiku sabar mengajarkan hidup agar lebih bermakna.

“Bernarlah kata orang” berpikir itu akan mudah tetapi melakukannya akan jauh lebih susah. Begitu juga pertemuan akan lebih ringan tetapi perpisahan akan berat butuh persiapan bahkan tangisan. Maka menyerahkan setiap langkah dan musibah, harapan kemudian keyakinan kepada-Nya adalah kunci hati dalam bingkai ketaqwaan.

Karena mereka yang sabar adalah mereka yang mengembalikan sesuatu kepada Allah. Mereka yang meyakini jika sesuatu berasal dari Allah dan pasti kembali juga kepada Allah begitulah memaknainya sebagai kunci hati“ … Dan, sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uuun (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada –Nyalah kami kembali).(al-baqarah 155-156)

  • view 46