Sesal

Rido Trisandi Rambe
Karya Rido Trisandi Rambe Kategori Motivasi
dipublikasikan 23 Januari 2018
Sesal

Sesal

Jika semua aku yang punya

Jika aku menyadarinya

Jika tadi aku kembali

Jika itu memang benar adanya

Begitu terpikirkan bahkan hingga terucapkan semakin bertambahlah penyesalan yang menghimpit pundakmu. Ada penyesalan akibat membiarkan semua pertanyaan tentang masalah memagar hatimu. Kenapa kita berucap sambil menumpuk masalah, karena barangkali tiada lain hati ini memang selalu berandai dalam keheningan. Membiarkannya menjelma diantara semangatmu yang semakin menipis.

Penyesalan hadir seketika saat diri ini tidak lagi percaya bahwa kekuatan sesungguhnya adalah menerima dengan lapang dada. Memberi setiap masalah sebuah tanda yang harus segera terselesaikan. Tidak perlu menunggu apalagi membiarkannya menjadi belenggu.

Saat pertama sepi mengusikku aku berkata, jika saja mereka ada disini menemaniku pastikan kujaga hingga tidak ada yang akan pergi meninggalkanku. Itu inginku ! Tapi tidak semestinya berandai dengan melawan apa yang dikehendaki oleh Nya. Karena bisa saja keinginan tidak akan menempatkan kenyamanan, bahkan bisa berujung penyesalan. Begitulah datangnya penyesalan, akan hadir saat semua tidak mengira dia hadir.

Lebih baik berusaha agar kehadirannya tidak kita sambut. Apalagi malah kita yang mengundangnya. Sesal biarlah menjadi bekal untuk memetik sebuah hikmah. Bahwa ada yang tidak mampu kita kehendaki. Namun, jangan sampai penyesalanmu semakin memburuk hingga meragukan sebuah kebenaran. Dengan begitu dia sudah menguasaimu, bahkan mengancam  keimananmu. Bergegaslah melupakan sesal dan berharap Dia memberi jalan keluar dari setiap masalahmu.

Ya  Allah Ya Rahman.

 Pict.Google

 

 

 

 

  • view 127