Langit-langit Syukur

Rido Trisandi Rambe
Karya Rido Trisandi Rambe Kategori Motivasi
dipublikasikan 06 Agustus 2017
Langit-langit Syukur

Langit-langit Syukur

                Beberapa hal terkadang masih jamak dan sukar di terjemahkan oleh sebagian orang dalam arti yang posistif. Keheningan diartikan sebagai kebisuan yang tak mampu terelakkan. Sementara  Keramaian diartikan sebagai hiburan semata yang lekas pudar. Antara pagi, siang dan datangnya malam yang begitu cepat ancapkali menjadi pembenar segala alasan untuk tidak menaruh doa di sela-sela waktunya. Hal serupa juga dirasakan pada udara yang tak henti-hentinya memberi kesempatan untuk dinikmati. Aku rasa ada yang salah dengan semua ini, semuanya dianggap biasa saja. Lalu timbul pertanyaan akan diriku, apa dengan mengabaikan itu aku juga abai kepada Sang Pencipta, Yang Maha Kuasa atas segalanya. Dengan Menyebut namanya Yang Maha Pemurah Lagi Maha Pengasih.
                Seketika aku teringat sebuah kutipan buku “Orang sering kali menganggap berjalan di atas air atau udara adalah suatu keajaiban”. Tanpa kita sadari seluruh hidup ini penuh dengan keajaiban, siapa sangka kita dapat berjalan tanpa terjatuh di permukaan bumi yang bundar ini, menikmati dedaunan yang terhembus angin lalu jatuh dipermukaan air yang bening. Setiap detik dalam hidup ini adalah keajaiban NYA. Hingga tibalah saat ini kita mulai lupa untuk menerjemahkannya dengan Syukur diantara langit-langit NYA. Terlalu ringan udara yang terlambung ke udara tanpa doa dan syukur dari kita semua.
                Perihal kita mulai lupa atau melupakan tidak akan mampu mengubahnya, perlu peka terhadap isyarat-isyarat alam yang terpampang jelas di sekitarmu. Badan ini takkan berhenti bekerja jika tidak terasa sakit dan mata ini takkan terpejam sebelum terkantuk. Mengimbangi Kuasa Nya dengan engkau mengetahui nama dan sifat NYA (Asmaul Husna) juga menjadi sarana pengingat diri. Bahwa tak ada yang di luar kuasa NYA yang akan terus menerus memberi kita kesempatan diantara langit-langit syukur dengan senantiasa menunggumu menadahkan tangan untuk mengucapkan rasa syukur yang teramat dalam. Alhamdulillah hirobbil alamin.


Padang, 6 Agustus 2017
14.25 
                 
 

  • view 52