Sajak kebencian

Riani Novandzanie
Karya Riani Novandzanie Kategori Puisi
dipublikasikan 26 Januari 2017
Sajak kebencian

Kebencian ini setiap hari masuk terhirup

Masuk mengalir ikut berlari dengan sirkulasi darah

Menari berdesakan desakan dengan oksigen 

Terpompa dengan kuat di jantung

Menyebar keseluruh tubuh masuk ke bagian sel-sel jaringan 

Bermain-main di otak,mengacak ngacak meja kerja akal

Menyuruh alat indra selurunya merasakan kebencian

Mata dengan apa yang dilihat seolah semuanya terlihat salah

Telinga dengan apa yang didengar seolah merasa tak percaya

Mulut dengan apa yang diucapkan berkata menyakiti mewakili isi hati yang penuh menyimpan benci

Tangan dan kaki dengan apa yang dilakukan enggan menolong enggan berbuat kebaikan merasa terugikan

Aku muak dengan rasa benci yang perlahan-lahan mengusutkan hati 

1 keburukan telah melenyapkan 1000 kebaikan

Semudah itukan aku melupakan? 

Menyimpan benci menyengsarakan diri

Menyimpan benci mengacaukan hati 

Menyimpan benci artinya membunuh diri sendiri

Damaikan hati ini damaikan jiwa ini

Sekali lagi semoga damai hati menyertai mereka yang sedang membenci 

Jakarta

19.05

NB : foto di ambil dari instagram @indo_psikologi

  • view 475