Rintihan keikhlasan

Riana  Dewi
Karya Riana  Dewi Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 03 Mei 2016
Rintihan keikhlasan

Bukan tentang bagaimana kita kuat menggengam..

ini bukan hak kita, bukan? setiap manusia memiliki hak bebas..

bebas menentukan, memilah, memilih, menggenggam, melepaskan..

Menggenggam itu bukan perkara mudah..

melepaskan juga bukan perkara mudah..

ini adalah hal lazim yang harus dijawab diantara 2 pertanyaan, ini adalah jawaban diantara 2 kemungkinan.. bukan hanya tentang masa mu, bukan hanya tentang ragamu, bukan hanya tetang asamu..

ini tentang kebahagiaanmu, lepaskanlah hal hal yang mengganggumu, lepaskanlah dengan indah, lepaskanlah dengan bijak, lepaskanlah dengan kerendahan hati, keridhoan, dan keikhlasan.

ada kalanya kita merangkai sesuatu yang gamang, ada kalanya kita merasakan asa yang menerawang, terlalu sepi rasanya jika kita hanya mengalir, gundah rasanya ketika kita membuatnya tetap abu abu.

ini bukan sebuah kebodohan, ini tentang sebuah keraguan..

keraguan adalah hal yang abu abu dalam raga, ini adalah jiwa dalam rasa, rasa dalam kata, kata bdalam kekecewaan,  kekecewaan dalam kehampaan, kehampaan dalam keendirian, kesenndirian dalam keramaian, indah dan menyiksa atau menyiksa dan gamang. hanya itu pilihanya.

dan ketika pilihan itu bukan harapan, lepaskanlah sejauh jauhnya, lepaskanlah setinggi-tingginya.

rasakan dia menyakitimu lepas perlahan, menguak sakit menguap dalam kulit-kulit dinginmu, keringat-keringatmu menjadi sakit, sakit sakitmu yang terus menyiksamu sepanjang hari, sepanjang malam, setiap jam, lelah, hingga kau hanya ingin dalam perjuangan bukan hanya sekedar menyerah.

saat ragamu kau rasakan melepas rasa itu, kau akan tersenyum dalam lelahmu, kau akan tersenyum dalam keraguanmu, terus lah rasakan sakitnya, terus,, terus harus kau rasakan, sampaiii..

rasakan sampai mulai nisa bangkit perlahan, tersenyum dalam ketiadaan, dan bahagia dalam kesendirian

  • view 100