Romantisme Air

Riana  Dewi
Karya Riana  Dewi Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 15 April 2016
Romantisme Air

Hujan.. Aku merindukanmu seperti hujan. Teduh aku menunggumu dalam kedamaian angin yang bersinggung dengan uap air. Aku menunggumu seperti tanah kering yang haus akan hadirmu.
Aku ingin memelukmu seperti rasa wangi yg dimiliki tanah ketika hujan menyapamu. Indah. Damai

Danau engkau penuh dengan ketidakpastian. Rasa takutmu menyeruak seperti misterimu dalam kedalaman. Gelap.. Sesak rasanya menunggumu rahasiamu. Seperti menantikanmu menjadi air yang jernih.
Sesak rasanya penuh ketakutan. Penuh ketidakpastian. Akan sesuatu yang terus mengejar dalam kedalaman. Yang terus mengejar dalam kegelapan rahasiamu.
Sesak.. Seperti aku ingin segera berlari. Menjauh. Berenang tiada henti. Tapi ku terikat pada ganggangmu. Terjebak misterimu.

Pantai.. Aku bisa tertawa lepas seperti anak2 yabg tiada memiliki beban.
Aku terus berlari menyibakkan pasir dan air asinmu tiada henti.
Aku serasa menyatu dalam kebahagiaan tiada batas. Tanpa batas. Tanpa beban. Hilang semua seketika. Aku milikmu pantaiku. Dan pantaiku milikku.

  • view 125