Tangisan dandelion

Riana  Dewi
Karya Riana  Dewi Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 29 Maret 2016
Tangisan dandelion

Hari ini cinta lama telah meggugur sampai ke akar, tak ada yang bisa kuingat darinya..

hilang begitu saja tanpa jejak..

3 tahun kulalui terlalu sia sia hingga aku membodohkan diri dan waktuku begitu saja menguap tanpa jejak.

Terlalu viral rasanya merasakan semuanya hilang tanpa rasa.

saat aku membodohkan dan mematikan fikiran dan hatiku untuk bertemu dengan seseorang yang tepat.

Pilihan yang terjal karena aku berada dipenjara seorang yang kuat tapi aku melemahkan diriku untuk sebuah kata rasa.

dan pilihan yang sangat manis jika aku memilih menyerahkan jiwaku untuk laki laki manis tanpa dosa dengan keadaanku yang sangat hina.

apa yang bisa aku banggakan dari perjalanan ini?

tak ada yang akan bisa menerka ada di batas apa sebuah keagungan ini akan suci berlabuh dalam hati yang yang bisa menerima diri lumpuh ini.

Tapi kini aku Terperangkap..

dalam penjaranya, kehidupannya, yang tanpa aku tau aku bisa melepaskannya dalam waktu 1 detik saja..

SEl sel besinya menyelimutiku dalam keterbatasan, dan keterbiasaan..

Terlalu tinggi rasaku menggelumat dalam tindak tanduk kepemilikan dirinya..

dan Kamu laki laki dandelion..

Mengintip manis dalam kepasrahn..

sekuat tenaga menegur raga,,

terlalu berlumpur perjalanana kita,,

kau akan tau kau lebih bisa mendapatkan putihnya bunga Cala lyly

Tapi kau bagai kuda yang berlari tanpa batas, berlari kencang tanpa lelah..

menyapa dalam kesedihan, menyapa dalam kebahagiaaan.

?

?

?

?

?