7 Alasan Kenapa (Musti) Kuliah di Jogja

7 Alasan Kenapa (Musti) Kuliah di Jogja

Rian Widagdo
Karya Rian Widagdo Kategori Lainnya
dipublikasikan 08 November 2017
7 Alasan Kenapa (Musti) Kuliah di Jogja

Terkadang dalam memilih tempat kuliah tidak semata-mata bicara mengenai kampus dan kualitas yang menyertainya, namun adakalanya lokasi kampus itu sendiri mempengaruhi pertimbangan dalam menentukan tempat kuliah. Banyak tempat belajar yang menyenangkan di Indonesia. Misalnya saja Jakarta yang konon bisa bikin mahasiswanya tambah gaul, Bandung yang adem, atau Aceh yang terkenal agamis. Namun di antara tempat-tempat kuliah yang menawarkan kelebihan masing-masing, Jogja tetap memiliki keistimewaannya tersendiri, yang bisa menjadikan banyak mahasiswanya betah menuntut ilmu di sini.
            Berikut tujuh alasan kenapa (musti) kuliah di Jogja:
 
  1. Banyak Kampus Berkualitas
            Badan Akreditasi Nasional baru saja mengeluarkan peringkat akreditasi institusi pendidikan tinggi. 18 Kampus di Indonesia mendapatkan akreditasi A, dan tahukah kalian, tiga kampus di antaranya berada di Jogja? Yup, ketiga kampus tersebut adalah UGM, UII, dan UMY. Bahkan UGM menduduki posisi pertama nasional dengan skor nilai tertinggi di antara kampus-kampus lain di Indonesia. Selain ketiga kampus tersebut, masih banyak kampus-kampus yang berkualitas di Jogja. Sebut saja UNY yang jurusan-jurusan keguruan dan ilmu pendidikannya termasuk yang paling top di Indonesia. Ada juga UIN Sunan Kalijaga yang sudah terkenal dengan jurusan-jurusan agama Islamnya. Ada ISI Yogyakarta yang memiliki jurusan-jurusan seni terbaik di Indonesia, yang bahkan reputasinya sudah sampai manca negara. Kemudian masih ada UPN “V” Yogyakarta yang terkenal dengan jurusan perminyakan dan mineralnya, Sanata Darma dengan jurusan Farmasi, Psikologi, dan Sastra Inggrisnya, dan masih banyak lagi kampus bagus di Jogja. Total ada 115 Perguruan Tinggi Swasta dan 5 Perguruan Tinggi Negeri di Yogyakarta.
 
  1. Semua Jurusan Ada
            Dengan sebegitu banyaknya kampus yang tersebar di Jogja maka semakin banyak pula jurusan yang di tawarkan oleh berbagai perguruan tinggi di Daerah Istimewa ini, mulai dari jurusan yang sudah sangat lazim seperti Manajemen, Matematika, Teknik, Kedokteran, sampai ilmu-ilmu yang belum terlalu banyak dimiliki oleh perguruan tinggi di Indonesia, seperti Animasi, Fotografi, Tata Boga, Penerbangan, Teknologi Kulit, Teknik Nuklir, Pelayaran, semua ada!
 
  1. Atmosfer Pendidikan yang Sangat Terasa
            Sebagai Kota Pendidikan, Jogja memberikan suasana akademis yang sangat kuat. Selain keberadaan kampus yang tersebar di berbagai tempat, cukup mudah menemukan mahasiswa yang berlalu lalang dengan menenteng buku dan makalah-makalah, atau duduk di kafe sambil berdiskusi. Suasana Jogja yang nyaman dan aman juga mendukung kelancaran proses belajar mengajar. Kondisi yang demikian dapat memacu mahasiswanya untuk lebih giat dalam menempuh pendidikannya.
 
  1. Biaya Murah Meriah
            Bukan hanya biaya kuliah yang murah, tapi juga biaya hidupnya! Kalian bisa tetap hidup hanya dengan uang 10.000 perhari. Biaya Kos-kosan juga ada yang harganya mulai dari 100.000-150.000/bulan. Banyak toko buku yang menyediakan diskon hingga 25%. Alat-alat tulis bisa ditemukan dengan mudah dan murah. Mau masak sendiri? pasar tradisional yang menyediakan bahan-bahan makanan segar nan murah juga cukup mudah ditemui. Pokoknya, Jogja itu murah, tapi tidak murahan!
 
  1. Jogja Istimewa
            Keistimewaan Jogja bukan sebatas undang-undang semata. Berbagai hal menarik di Jogja memang pantas menjadikan tempat ini sebagai daerah istimewa. Meskipun budaya Jawa masih kental terasa, namun bisa dibilang Jogja adalah miniatur Indonesia, karena hampir semua budaya ada dan tumbuh subur di Jogja. Sesekali kalian bisa melihat orang-orang Papua menari Yamko Rambe Yamko di Malioboro, atau menikmati alunan angklung di beberapa sudut Jogja. Pagelaran budaya juga sering dipertunjukan di Jogja, mulai dari tari Jawa, hingga kecak Bali, sampai pawai budaya yang bertaraf internasional seperti Jogja Java Festival. Rajin-rajin saja mengikuti agenda budaya Jogja.
            Meskipun penuh hal-hal yang masih berbau tradisional, Jogja juga tumbuh layaknya kota besar lain, misal adanya bioskop, pusat-pusat perbelanjaan besar (mall) dan pusat hiburan lain. Lagipula, banyak pelajar dan wisatawan asing yang bertandang ke Jogja, jadi meskipun di Jogja tapi berasa di penjuru dunia. Memangnya dimana lagi kalian bisa menemukan kombinasi unik antara hal-hal yang tradisional dan modern dalam satu paket kuliah?
 
  1. Tidak Hanya Sekedar Belajar
            Di Jogja kalian tidak akan pernah bosan. Selalu ada hal menarik untuk dijelajahi. Selain wisata pendidikan (Beberapa kampus di Jogja memiliki panorama yang sangat indah, misal UGM yang sangat luas dan indah, UII yang berada di lereng merapi, perpustakaan yang megah sampai yang kuno, dan berbagai museum), kalian juga bisa memuaskan keinginan estetik kalian dengan mengunjungi pameran-pameran seni dan budaya. Selain itu bagi pecinta Teknologi di Jogja sering diadakan pameran teknologi akbar. Wisata alam juga sangat banyak, mulai dari pantai, gua, puncak gunung, semua ada. Mau wisata belanja tapi uang pas-pasan? Ada Malioboro, pasar-pasar tradisional, dan klithikan. Mau wisata industri juga ada, mulai dari gerabah, kulit, sampai kuliner, semua ada. Mau ikut komunitas? Ada komunitas bersepeda, komunitas sastra, komunitas pecinta lingkungan, komunitas pecinta Jepang, dan masih banyak lagi komunitas menarik di sini, semua boleh dicoba. Pokoknya kalian tidak bakalan mati bosan lantaran banyak belajar! Kapan lagi kalian bisa belajar sambil bersenang-senang?
 
  1. Jogja itu Ramah dan Aman
            Yogyakarta merupakan provinsi paling layak huni di Indonesia. Jogja memang aman, dan memiliki tingkat kriminalitas terendah. Kalian biasa menyaksikan pembunuhan, pencopetan, perampokan, tapi itu hampir tidak pernah terjadi di Yogyakarta, kota paling aman di Indonesia dengan tata krama dan adat istiadat luhur jawa yang masih terjaga.
            Jangan heran kalau di Jogja kalian bakal sering melihat orang tersenyum dan tertawa karena bahagia. Dijamin kalian tidak akan pernah kesulitan tinggal di kota seramah Jogja. Bukan hanya angkringan dan lesehannya saja yang hangat, setiap sudut jogja itu hangat dan bersahabat!
 
Masih kurang banyak alasanya? Temukan sendiri alasan kalian untuk berkuliah di tempat istimewa bernama Jogja ini!
 
 
 
 
 
 
Sumber:
  1. Data Akreditasi Perguruan Tinggi diambil dari: http://ban-pt.kemdiknas.go.id/hasil_aipt.php
  2. Data Jumlah Perguruan Tinggi di Yogyakarta diambil dari Wikipedia yang bertajuk Daftar Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia. Sementara untuk PTN adalah UGM, UNY, UIN Sunan Kalijaga, UPN "V" Yogyakarta, dan ISI Yogyakarta
  3. Data mengenai Yogyakarta sebagai Provinsi paling layak huni dikeluarkan oleh Ikatan Ahli Perencana (IAP) Indonesia (http://serambimadina.wordpress.com/2010/01/08/yogyakarta-kota-paling-layak-huni/). Sementara pada versi lain Yogyakarta ditempatkan sebagai kota paling layak huni No. 5 Setelah Surabaya, Solo, Pekalongan, dan Palembang. Lebih lengkapnya di: http://properti.kompas.com/read/2014/03/26/1411111/Inilah.Kandidat.Kota.Paling.Layak.Huni.di.Indonesia

  • view 426