AKU PADAMU

Rhiny Z3
Karya Rhiny Z3 Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 08 Februari 2016
AKU PADAMU

Kalau kamu menginginkan aku menulis tentangmu, terutama tentang kita berdua, akan aku lakukan.

Baca ini !. Baca secara perlahan-lahan saja, tidak usah terburu-buru. Renungkanlah setiap kalimat yang aku tulis. Karena mungkin saja, kamu tidak akan pernah mendapatkannya lagi. Entah karena aku sudah kehabisan kata-kata untuk mengungkapkannya, atau aku sudah merasa jenuh dan bosan karena sudah merasa tidak kreatif lagi untuk mencari kata-kata yang tepat dan pas untuk mewakili semua perasaanku padamu.

Jadi, kalau suatu saat nanti kamu sudah mulai meragukanku, Tolong...., bacalah tulisan ini berulang-ulang kali sampai kamu merasa sudah kembali yakin kepadaku.

Mengenalmu adalah sebuah permulaan yang indah. Mencari tahu siapa dirimu adalah kegiatan yang mengasikkan. Mengorek-orek seperti apa kehidupanmu adalah sebuah perjalanan yang menyenangkan. Aku menikmati semua tahapan itu dengan rasa takjub.

Hingga pada akhirnya aku bisa dekat denganmu, Aku merasa semuanya berubah menjadi sebuah kejadian yang ajaib dan magical. Seperti bimsalabim abakadabra. Seperti menaiki karpet terbang. Seperti memasuki pintu kemana saja. Seperti berjalan diatas air. Seperti membangun seribu candi dalam satu malam.

Menjadi dekat denganmu adalah aset berharga untukku. Harta karun yang sudah lama ingin aku temukan. Dan dengan semua keajaiban yang sudah aku rasakan ini, aku sama sekali tidak pernah berpikir sedikitpun juga untuk menjauh darimu, walaupun itu hanya sejengkal saja. Tidak akan pernah. Tidak akan sanggup, dan tidak akan bisa.

Aku ingin selalu mengenalmu, apapun tentang kamu, aku hanya ingin selalu tahu. Karena aku ingin semua yang kamu rasakan adalah rasaku juga. Tepat didalam dukamu maupun didalam sukamu. Karena yang aku inginkan dalam hidupku adalah selalu bisa bersamamu. Selalu.

Buatku, Kamu sudah seperti udara bersih yang aku hirup. Aku membutuhkanmu untukku bisa bernafas lega. Aku membutuhkanmu sebagai penyejukku, dan aku membutuhkanmu untukku bertahan hidup.

Kamu sudah seperti air yang aku minum. Aku membutuhkanmu tidak saja untuk penghilang dahaga, tapi juga sebagai pembasuh luka dan perih yang aku rasakan.

Kamu sudah seperti sinar matahari dipagi hari, membuatku menjadi hangat.

Kamu sudah seperti kumpulan bintang yang bertebaran indah dilangit, yang menerangi setiap malamku dengan penuh keromantisan.

Kamu sudah seperti tanah, tempatku untuk selalu berpijak, berjalan dan berlari.

Kamu sudah seperti alunan musik klasik yang selalu indah untuk terus aku dengarkan.

Kamu sudah seperti sebuah rumah mewah untuk bisa aku tinggali dengan rasa nyaman dan aman.

jadi, pertanyaannya sekarang adalah...., Masih haruskah bagimu untuk tidak yakin kepadaku ??

Dengan melihat bagaimana keberadaanmu dalam hidupku. Dengan mengetahui seberapa berartinya kamu untuk terus aku pertahankan. Dengan memahami sebegitu bergantungnya aku padamu.

Masih pantaskah aku untuk kamu ragukan???. Renungkanlah sekali lagi.