Dari Sebuah Percakapan Pagi Hari

Rhiny Z3
Karya Rhiny Z3 Kategori Kisah Inspiratif
dipublikasikan 21 Maret 2016
Dari Sebuah Percakapan Pagi Hari

"Potret seorang anak dari sahabat yang ditinggal ayahnya. Tanpa figur ayah, anak memiliki pribadi lebih terutup".

A : Ayahnya sudah meninggal atau?minggat nih,say?

B : Lebih memilih bersama wanita lain. Ninggalin isteri dan dua anak laki-lakinya.

A : Eehh...kirain nih bocah Yatim.

A : Bapak yang aneh...

B : Bapaknya sekarang bikin status kangen anaknya. Miris lihatnya. Konsekwensi dari apa yang sudah dipilihnya.

B : Rasanya lucu, ?pada saat sudah menikah tapi masih bisa mencintai wanita lain.

A : Cinta tidak pernah salah,sayang...., yang salah tuh manusianya.

A : Kenapa tidak menempatkan rasa cintanya pada posisi yang sebenarnya.

A : Makanya selain dikasih perasaan, kita kan juga dikasih pikiran ????.

Percakapan dua perempuan dipagi hari lewat bbm.

Menjadi hening, ketika satu cinta harus "mengorbankan" cinta yang lain.

Tapi itulah?Cinta.

Dia tidak bisa memilih tempat dimana dia mau terjatuh dan terkapar tak berdaya.

Karena yang dia tau hanyalah memilikinya, bukan melepaskannya. Menguasainya, bukan memerdekakannya.

Karena itulah juga,?Pikiran?punya peran penting untyk menyeleksinya menjadi benar atau salah. Menjadi patut atau tidak patut. Menjadi pantas atau tidak pantas. Menjadi layak atau tidak layak untuk terus diperjuangkan keberadaannya untuk hidup kita.

Cinta itu bukan berhala yang meminta tumbal.

Cinta itu bukan tentang melihat, tapi tentang merasakan.

Cinta itu bukan untuk menyakiti, tapi untuk membahagiakan.

Cinta yang benar adalah Cinta yang mengajak serta Pikirannya untuk melangkah. Agar dia cepat bangkit jika terjatuh ditempat yang salah, dan segera tersadar jika dia sedang terkapar di hati yang tidak semestinya. (RZ3, 21/03/2016, 08:41 wib)

?

  • view 176