Berdoalah

Rhiny  Lestari
Karya Rhiny  Lestari Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 16 Juni 2016
Berdoalah

Melihatmu terjatuh dan menangis adalah dua hal yang paling menyedihkan. Aku tidak suka.

Melihatmu teraniaya dan terpuruk adalah dua hal yang paling memuakkan. Aku mengutuknya.

Melihatmu tersingkir dan terlupakan adalah dua hal yang paling menyengsarakan. Aku membencinya.

Melihatmu menjadi sedemikian terluka adalah kekejaman yang tak termaafkan.

Melihatmu menjadi sebegitu tak berdayanya adalah kejahatan terparah yang harus dihentikan.

Melihatmu menjadi sangat ketakutan seperti itu adalah duka dunia dan seisinya yang turut serta meneteskan air matanya. Prihatin.

Karena kamu tidak layak untuk diperlakukan seperti itu. Kamu tidak pantas untuk mendapatkannya.

Hidupmu tidak seharusnya  dicoreng moreng oleh kekerdilan pikiran dari besarnya nafsu birahi yang liar, yang mencoba menggerayangi seluk beluk cerita hidupmu.

Karena kamu begitu tulus menerimanya, apa adanya. Tanpa pernah ada secuilpun prasangka buruk yang terselip didalam otakmu.

Bersabarlah, sayang....

Yakinlah, bahwa Tuhan tudak akan pernah rela melihat salah satu makhluk ciptaan-Nya, yaitu Kamu, Manusia baik, berubah dan diubah oleh manusia yang berhati bangkai, menjadi seekor binatang percobaan yang tak pantas hidup, tapi hanya pantas mati dalam keadaan kotor dan membusuk. (RZ3,12/06/2016,18:57wib)

 

  • view 133