Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Project 15 September 2016   16:46 WIB
PROLOG

 

Jatuh cinta berjuta rasanya

Biar siang biar malam terbayang wajahnya

Jatuh cinta berjuta indahnya

Biar hitam biar putih manislah nampaknya

Dia jauh aku cemas tapi hati rindu

Dia dekat aku senang tapi salah tingkah

Dia aktif aku pura-pura jual mahal

Dia diam aku cari perhatian

oh repotnya

Jatuh cinta berjuta indahnya

Dipandang dibelai amboi rasanya

Jatuh cinta berjuta nikmatnya

Menangis tertawa karena jatuh cinta

Oh asyiknya

(Lirik : Titiek Puspa)

 

"Jatuh cinta berjuta rasanya", itulah kalimat populer yang terselip didalam lagu yang pernah ku dengar. Kata orang-orang, kalau sepasang manusia sedang jatuh cinta itu pasti merasakan semuanya indah dan berwarna. Segala yang buruk dapat terlihat baik-baik saja, bahkan semua kekurangan akan berubah menjadi kelebihan dan kesempurnaan. Karena apa? Karena kita sedang jatuh ke dalam jurang yang bernama cinta dan tahukah kamu bahwa cinta itu Buta?

Setiap mendengar kata jatuh, kebanyakan orang dapat berasumsi bila jatuh itu rasanya sakit. Berbeda dengan jatuh cinta, siapa pun akan merasa dunia ini miliknya apabila sedang terjatuh ke dalam jurang yang bernama cinta. Apa yang dirasa apabila seseorang merasa dunia ini hanya miliknya? Tentu saja bahagia. 

Hari-hari yang dilewati akan terasa begitu berwarna, detak jantung juga berbeda dan berdesir seperti tersengat listik yang sangat membahagiakan. Ah sulit untuk diungkapkan, tak perlu dijelaskan lebih lanjut apabila kau pernah merasakannya. Apa? Kau belum pernah "jatuh cinta"? Cobalah rasakan sendiri sensasinya.

Beberapa pernah berangan bahwa ia tak ingin jatuh cinta, ia ingin membangun cinta agar mencapai Ridho-Nya dan menjalin cinta karena-Nya.

 

walau harapan kadang tak sejalan dengan kenyataan, sebisa mungkin  ia harus memperbaikinya. Dengan seizin-Nya.

Karya : Renni Arista