BERSINAR

Renni Arista
Karya Renni Arista Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 23 Agustus 2016
BERSINAR

Ini bukan larut malam, bahkan sudah dini hari..
Masih saja mata kuyu itu terjaga..
Bercermin memandang wajah yg tersembunyi 3 hari lamanya..
Kulit wajah yg berwarna gelap, dini hari itu menjadi cerah diantara lelah..

Ah bukan..
Bukan karena tak tersentuh cahaya mentari sama sekali..
Wajah itu pucat pasi..
Menunjukkan rasa lelah dan letih yang selama ini tersembunyi..
Jarum sudah melewati 1 angka dari pergantian hari..
Jantung masih berdetak tak semestinya..
Mungkinkah karena lapar?

Maafkan bila membangunkan dilelap tidurmu, Mi..
Mungkin ingin nasi, bukan roti..
Alhamdulillah..
Aroma nasi itu mampu mengantarkan aku ke dalam lelap..
Hingga panggilan subuh menggema di angkasa..
 
Jakarta, 7 Agustus 2016

  • view 118