I AM NOT GOOD ENOUGH (coretan tentang keraguan, harapan, loyalitas dan kepuasan)

Reni Fatwa Gumilar
Karya Reni Fatwa Gumilar Kategori Kisah Inspiratif
dipublikasikan 20 Maret 2017
I AM NOT GOOD ENOUGH (coretan tentang keraguan, harapan, loyalitas dan kepuasan)

 

 

“Demi Allah saya bersumpah akan menjalankan amanah sebagai Ketua dan Wakil Ketua HIMA BK DPPPB FIP UPI periode 2016 dengan sebaik-baiknya dan menjungjung tinggi konstitusi KMBK DPPB FIP UPI”

 

Bandung, 06 Maret 2016

Ikrar itu masih jelas terngiang dalam ingatan, bagaimana berucap penuh getar. Suasana haru menyelimuti MUMAS tahun lalu, berdiri di depan lima fraksi dan KMBK adalah pengalaman yang tak akan pernah terlupakan. Menceritakan hal ini bukan sebagai orang hebat, tidak sama sekali. Kita semua sama-sama belajar, belajar bagiamana menjadi pemimpin yang baik, minimal untuk diri kita sendiri. Karena segala bentuk kehebatan hakikatnya adalah milik Allah, manusia hanya menjalankan sebuah amanah yang telah Allah gariskan dengan seoptimal mungkin, benar?

 

Keraguan seringkali menjadi dinding pembatas antara keinginan dan realita, perjalanan dimulai dengan penuh ragu dan kecemasan. Ragu karena pengalaman organisasi tidak cukup banyak bahkan tidak ada dalam CV, sikap kritis tak mampu mengimbangi anggota yang lain, kemampuan dialektik tidak selancar para organisator. Tapi hari itu, KERAGUAN dikalahkan oleh satu kata bernama HARAPAN.

 

Alasan kenapa Allah menumbuhkan harapan pada diri manusia adalah agar manusia mampu hidup untuk tetap berharap pada-Nya, bergantung pada Allah dan melibatkan Allah pada sela-sela rintangan yang dihadapi. Atas nama Allah saya titipkan harapan pada HIMA BK 2016, dengan penuh dukungan terutama dari Bapak (alm)-Mamah saya, sahabat, dan terutama anggota hima yang lain. Harapan itu tumbuh semakin kuat, harapan selalu ada pada jiwa-jiwa yang ingin berjuang. Maka saya katakan, bahwa perjalanan baru dimulai .....

 

Mengutip perkataan Pak Ketua: “Satu tahun periode kepengurusan adalah waktu yang terlampau singkat untuk melakukan perubahan dan menorehkan karya terbaik. Namun kami menyadari bahwa orang-orang hebat justru mereka yang memanfaatkan waktu yang singkat dengan sejuta manfaat. Orang hebat pernah berkata bahwa jika dihitung-hitung, maka masalah yang ada di dunia ini lebih banyak daripada waktu yang kita miliki. Maka dari itu, kami memilih untuk menyalakan lilin-lilin kecil yang memberi penerangan, alih-alih memaki kegelapan.” Pengorbanan, kerja keras dan kemauan itullah yang disebut dengan LOYALITAS, entah untuk program kerja atau loyal terhadap sesama anggota. Semua hal tersebut terlihat pada semua anggota HIMA BK 2016. Hebat!

 

Akhirnya semua bermuara pada rasa, setelah mampu melewati segala macam tantangan, hal yang dirasakan adalah KEPUASAN. Kepuasan tidak  berbicara tentang batas akhir, tapi tetap berkeninginan untuk memberikan karya terbaik. Kepuasan karena perjalanan telah sampai dan akan dilanjutkan oleh kepengurusan yang baru. Secara pribadi saya sadar, banyak hal yang belum mampu saya berikan.

 

11 Maret 2017

Hari ini, alhamdulillah dengan izin Allah amanah telah tuntas terselesaikan. Tidak ada perjuangan yang mengecewakan hasil. Dari lubuk hati yang paling dalam, pemohonan maaf selalu terucap untuk semua pihak bila selama satu tahun ini kinerja dirasa sangat kurang. Pun untuk anggota himpunan, dari mulai ketua bidang, ketua biro, dan semua staff mohon maaf sebanyak-banyaknya. Semoga kepengurusan selanjutnya menjadi lebih baik lagi dalam hal apapun J

 

Aku tidak cukup baik, tapi kalian melengkapi setiap ketidakbaikanku – Terimakasih J

 

 

Thanks for all members:

<!--EndFrag

  • view 140