Paul Pogba adalah Cerminan "Balas Dendam" Terbaik

Paul Pogba adalah Cerminan "Balas Dendam" Terbaik

regista arrizky
Karya regista arrizky Kategori Bola
dipublikasikan 11 Agustus 2016
Paul Pogba adalah Cerminan

Paul Labile Pogba,

Pemuda Termahal asal Perancis saat ini, Setelah Saga Transfer yang berlarut-larut dari Juventus, akhirnya kembali juga dia ke Manchester United. Sebelum bermain di Juventus, siapa sih Dia? Kenapa bisa jadi Pemain Termahal, Apa saja Achievementnya sampai dihargai semahal itu.

Awalnya dia Hanya Pemain Muda Bertalenta dari U-18 team Manchester United, sebelum masuk ke Team Utama dia "hanya" digaji 800.000 poundsterling, perseteruan kenapa dia bisa keluar dari MU karena Meminta Gaji Lebih dan Menit Bermain yang lebih banyak, hahaha, anda bercanda, siapa anda baru 18 tahun minta Gaji Lebih dan Minta Posisi yang Enak di Team Utama, dasar Macam Fresh Graduate Jaman Sekarang saja yang belum Achieve apa-apa tapi mau Gaji Besar dan
Posisi di Perusahaan yang Enak.

Karena Labilnya Pemikiran anak usia 18 tahun, diselimuti Darah Panas dan ingin Membuktikan Diri, maka hengkanglah dia ke Juventus, Klub Besar Asal Italia yang "bersedia" menampungnya secara Gratis, dan dengan Gaji yang diinginkannya.  Tak Lama Setelah Kepindahannya ke Juventus, dia membantu Juve Meraih Scudetto 4x, Piala Italia 2x, Piala Super Italia 2x dan 1 Runner Up, dan Liga Champions Runner Up, untuk gelar individu silahkan dicek saja ya di wikipedia, sudah lumayan hebat untuk remaja seusianya. Apalagi Terakhir Membantu Negaranya Perancis untuk Berada di Final Piala Eropa, sayang tidak berhasil Juara.

Nah, dengan Portfolio seperti itu dan Masih Mudanya Usia, Seantero Klub Eropa semakin kepincut dengan Paul Pogba, semua Klub Berlomba-lomba Ingin mendapatkan Servicenya.

Apa Bedanya dengan kita, untuk anda yang merasa terbuang/terasing di tempat pekerjaan ataupun di sekolah, kampus dsb. Buktikanlah, jika memang dihargai besar, lihat Tolok Ukurnya apa,  Sudah Achieve berapa Banyak Hal dalam bidangnya ? Nihil? siapa yang mau bayar mahal, ada harga ada rupa, so Prove it you Can.


Ada satu lagi yang ingin saya ceritakan dari si Labile ini, yaitu tentang Ibunya yang bernama Yeo Moriba, dalam Agama Islam (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548), disebutkan ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’”.

Hal tersebut yang dilakukan oleh Paul Labile Pogba sebagai Penganut Agama Islam, Keputusan untuk Pindah Klub tidak diputuskan sendiri,  Dia Menanyakan hal itu kepada Ibunya, dia berujar "ibu saya mengatakan kalau saya akan kembali lagi ke sini (Old Trafford)", Pogba pun berkata saat diwawancara "Orang-orang selalu berkata, ‘Ibu Anda selalu benar’, dan sudah jelas dia (ibu Paul Pogba) juga membuat keputusan benar kali ini."

Memang sebaiknya, sebelum membuat keputusan terbaik dalam hidup (Pekerjaan, Menikah dan Keputusan Penting Lainnya) coba Rundingkan dengan Ibumu (atau orang yang diTuakan, jika Ibumu sudah meninggal), Pikirkan Baik-baik apakah Sudah Bulat keputusan yang diambil, untuk jangka panjangnya bagaimana, jangan sampai menyia-nyiakan Usia.

Jadi.... Evaluasi, Kenapa Kita tidak Dibayar(dihargai) Mahal, sudah Pantas Belum? Sudah Achieve apa dalam Hidup?

Sekian...Itu saja Dulu...

  • view 365