Diam

Refa Asih Rismayanti
Karya Refa Asih Rismayanti Kategori Lainnya
dipublikasikan 25 Mei 2018
Diam

Ah siaaal
Menyukai dalam diam memang itu sangat-sangat sesak ya.
Anehnya aku menyukai seseorang yang bahkan dia tak tahu tentangku. Iya dulu dia adalah kakak kelasku. sewatu sma. Aku sendiri bingung kenapa aku bisa menyukai orang itu. Ah lebih tepatnya aku kagum dengan orang itu.

Malam ini,
Lagi-lagi aku bermimpi. Bermimpi tentangmu yang sekarang entah dimana. Aku hanya mengintip profilmu di media sosial. Sayang, entah memang kau mengikutiku atau memang kehendakmu. Sudah tak ada foto tentangmu lagi. Sama seperti profilku. Sudah tak ada foto tentangku lagi.

Bahkan entah kenapa,
Rasanya dia semakin hilang, jauh. Semakin tak dapat teraih.
Huh.
Nikmatnya menjadi wanita yaa. Mengagumi dalam diam. Diam. Diam. Diam diam orang yang dikagumi menghilang.

Bahkan dia selalu ada dalam setiap doa. Ku rasa mendoakan adalah cara terbaik dari mengagumi dalam diam. Semoga kamu tetap selalu dalam lindunganNya mas. Jaga diri baik-baik. Ku dengar sekarang kau merantau ya ke luar jawa. Ribuan kilometer denganku. Hahaha apasi.

Kau tahu berkali-kali aku bermimpi kita bertemu. Di mimpi kita saling kenal, dekat sekali, akrab. Hahaha sayang cuma mimpi.
Mungkin ini memang salahku. Semenjak 18 April, saatku ucapkan selamat ulang tahun lewat story yang aku buat padahal itu hanya sebuah tulisan "Selamat Ulang Tahun" tepat aku bagikan di 18 April. Terkadang aku berpikir jangan-jangan gara-gara itu.

Semenjak saat itu, kau tak termasuk dalam rentetan orang yang melihat storyku huh. Selama ini bahkan namamu ada di rentetan orang yang melihat storyku kau tahu? Namamu ada di paling atas. Yang katanya dia sering melihat profilku. Hahaha. Ah cuma katanya.
Maaf.
Maaf.
Bahkan sebenarnya yang ulang tahun di 18 April kan bukan kau saja. Hmm

Sudahlah,
Aku harap kamu selalu dalam keadaan baik dimanapun berada. Mungkin benar apa yang ada dalam lirik lagu "mengagumi tanpa dicintai" hahaha
Aku selalu berharap.
Semoga.
Entah kapan.
Kita bisa bertemu. Walaupun aku tahu sebenarnya kita tidak saling kenal.

Terima kasih sudah hadir dalam dunia mimpiku.
Selamat malam. Kau boleh melanjutkan tidurmu.
Sekali lagi maaf.
Maaf aku sudah mengagumimu.

Yogyakarta, 25 Mei 2018
Refa Asih Rismayanti

  • view 29